JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden Boediono di Istana Negara, Jumat (5/3/2010). Mengapa diumumkan di Istana Negara, bukan di Gedung KPK?
"Karena yang mengumumkannya itu penyelenggara negaranya dan itu berkedudukan di sini, jadi biasa saja," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPK Tumpak Hatorangan Panggabean setibanya di Istana.
Selain Presiden dan Wakil Presiden, menurut Tumpak, beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu II juga akan mengumumkan kekayaannya.
Tumpak Hatorangan didampingi beberapa dua wakil ketua KPK seperti Haryono Umar dan Bibit Samad Riyanto. Mereka tiba di Istana sekira pukul 09.40 WIB.
Turut hadir beberapa menteri, seperti Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Syarif Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Menteri Pertanian Suswono, dan Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar.
(ded)