MEDAN - Kementerian Perhubungan akan segera membangun rel kereta api (KA) baru di Sumatera Utara. Jalur KA sepanjang 20 km tersebut akan menghubungkan Bandar Tinggi dan Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara, Sumut.
Kepala HUmas PT KAI Divre I Sumut dan NAD, Suhendro Budi Santoso membenarkan rencana pembangunan rel KA yang baru di Sumut tersebut.
“Menurut informasi dari Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, saat ini sudah memasuki studi kelayakan dan pelepasan lahan,” ujar Suhendro di Medan, Jumat (5/3/2010).
Rencananya, jalur KA tersebut akan mulai dibangun dan beroperasi pada 2011. Sedangkan dana yang digelontorkan untuk pembangunannya diperkirakan sekira Rp600 miliar.
Pembangunan jalur baru tersebut dilakukan karena adanya kebutuhan yang mendesak untuk mengurangi kemacetan dan kerusakan jalan darat. Jalur ini sendiri nantinya merupakan jalur untuk KA angkutan barang dan mengangkut minyak sawit dari Pelabuhan Kuala Tanjung.
Ditambahkannya, potensi minyak sawit mentah (CPO) yang bisa diangkut lewat KA setiap tahun mencapai 2,2 juta ton dari produksi CPO Sumut sebesar 4,5 juta ton.
Selama ini, baru sebanyak 450.000 ton CPO yang diangkut dengan KA. Padahal, angkutan jenis ini jauh lebih efisien dengan ongkos yang tidak mahal dan risiko yang lebih sedikit dibandingkan dengan menggunakan truk.
Sementara itu, untuk pembebasan lahan, menurutnya, Pemkab Batubara sudah menyatakan kesiapannya. Dari total lahan yang akan terpakai, hanya sekira 15-20 hektar milik masyarakat dan perkebunan swasta. Sedangkan sisanya merupakan milik PT Inalum.
(lsi)