BANDUNG - Mantan Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah mengaku tidak pernah berbuat aib meski menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin, Bandung.
Burhanuddin dipenjara terkait kasus korupsi aliran dana BI senilai Rp100 miliar.
“Sebetulnya saya tidak pernah berbuat aib. Saya hanya membangun tanggung jawab jabatan sebagai Gubernur BI,” kata Burhanuddin saat keluar dari Lapas Sukamiskin, Sabtu (6/2/2010).
Menurut Burhanuddin, pembebasan dirinya merupakan hal yang menggembirakan. Untuk itu, dia merasa bersyukur setelah sebelumnya tak pernah terpikir bakal masuk ke Lapas Sukamiskin.
Selama dua tahun mendekam di Lapas Sukamiskin, Burhanuddin mengaku masih berpikir waras dan tetap memiliki harapan ke depan. “Saya waras dan berpengharapan. Saya tutup pintu masa lalu,” kata pria berusia 61 tahun itu.
Setelah lepas dari Lapas Sukamiskin, lanjut dia, Burhanuddin akan kembali mengabdi pada masyarakat.
Usai menyampaikan sambutan, Burhanuddin langsung menaiki mobil Pajero Sport putih bernomor polisi D 22. Rencananya, dia akan pulang ke rumahnya di daerah Cihanjuang, Kota Cimahi.
(ton)