JAKARTA - Koordinator Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) Mustar Bonaventura membantah kabar yang menyebut salah satu pendirinya Adrian Napitupulu telah meninggal dunia. Sebelumnya, beredar SMS yang menyebut Adrian meninggal dunia karena menjadi korban kecelakaan lalu lintas di jalan tol Jakarta-Merak.
"Saya sudah pastikan, Adrian baik-baik saja," kata Mustar saat dikonfirmasi okezone, Sabtu (6/3/2010).
Menurutnya, siang tadi sejumlah aktivis Bendera termasuk dirinya menerima SMS yang sama dari nomer 081281984XXX. Okezone sekira pukul 19.05 WIB mendapat SMS yang sama berisi, "BERITA DUKA : Telah meninggal dunia hari ini, saudara, abang, sahabat, teman kita Adrian Napitupulu dalam tabrak lari di km 89 Jakarta-Merak. Semoga arwah beliau diterumai disisinya dan yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Wass,"
Mustar mensinyalir, SMS itu sengaja disebar untuk menakut-nakuti para aktivis yang belakangan makin rajin turun ke jalan untuk berdemonstrasi. "Targetnya adalah menciptakan ketakutan dan membuat kepanikan sehingga aktivis menjadi takut untuk bergerak," sambung Mustar. (frd)
(Hariyanto Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.