getting time...

Tak Mampu Bayar, RS di Semarang Sandera Bayi

Thomas Joko - Okezone
Sabtu, 6 Maret 2010 18:08 wib
Ilustrasi (Foto: Koran SI)
Ilustrasi (Foto: Koran SI)

SEMARANG - Penyanderaan terhadap bayi yang dilakukan pihak rumah sakit kembali terjadi. Bayi pasangan Junaedi dan Risa tidak diperbolehkan meninggalkan Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum, Semarang, lantaran belum melunasi biaya persalinan.

Hingga Sabtu (6/3/2010) siang, putri pasangan warga Dukuh Kaliceret Mrisi, Desa Tanggungharjo, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan itu masih disandera pihak rumah sakit.

Tak hanya itu Junaedi dan Rita juga tidak diperbolehkan menemui putrinya. Pasangan itu pun tak bisa pulang ke rumahnya sebelum melunasi semua biaya persalinan sebesar Rp6 juta.

Bibit Nugroho, paman sang bayi, mengatakan pihaknya sudah berusaha untuk mencari uang membayar rumah sakit. Termasuk menyertakan kartu Jamkesmas, namun tak dihiraukan pihak rumah sakit.

"Kami sudah menyertakan pula Jamkesmas tapi tak juga melunakkan manajemen rumah sakit," terang Bibit.

Hingga kini, pihak keluarga masih melakukan pendekatan dengan manajemen rumah sakit. Keluarga terus menunggu apakah ada respons dari rumah sakit.

Sejumlah wartawan juga kesulitan mengambil gambar bayi dan orangtuanya. Informasi lengkap pun sangat sulit diakses. Pihak manajemen rumah sakit maupun keluarga terkesan menutup diri.
(hri)

  • jodipati » 0 Tanggapan
    Apapun alasan pihak RS,cobalah tetap mendahulukan fungsi sosial daripada komersialnya .. Tolong Menteri Kesehatan perhatikan hal tersebut!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • adjie » 0 Tanggapan
    apa respon pemerintah dgn kejadian ini,apa fungsi jamkesmas???????????jgn jdkan masarakat kecil jd korban........atau ada maksud yg tersembunyi d balik smua peristiwa ini...........
    Beri Tanggapan Laporkan
  • nurul huda » 0 Tanggapan
    Sebaiknya pak Junaedi dan bu Risa minta bantuan aja ke Pemda, siapa tahu RS Panti Wilasa tidak kerja sama dengan Jamkesmas, jadi kalau Pak Junaedi dan Bu Risa lapor nanti kan dapat dibantu.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.