getting time...

Wartawan Medan Kritis Dianiaya Preman

Adela Eka Putra Marza - Okezone
Senin, 8 Maret 2010 14:13 wib
ilustrasi
ilustrasi

MEDAN – Kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi. Seorang wartawan harian di Kota Medan, menderita luka serius dan terpaksa dirawat di rumah sakit setelah dianiaya oleh preman.  
 
Korban bernama Dedek Mohan Basri Hasibuan alias Abay (26), warga Jalan Seksama Gang Jambu Nomor 18, Medan itu bekerja di Harian Metro 24.
 
Akibat penganiayaan yang diduga terkait pemberitaan mengenai premanisme itu, korban terpaksa mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Permata Bunda, Jalan Sisingamangaraja Medan hingga hari ini, Senin (8/3/2010).
 
Kepala dan leher kanan korban mengalami cidera serius, serta salah satu jari tangannya nyaris putus karena dipukul oleh pelaku dengan botol minuman keras.
 
Menurut pengakuan saudara korban, Surya Irwandi Hasibuan (35), penganiayaaan tersebut terjadi pada Sabtu malam 6 Maret lalu di kawasan Jalan Sisingamangaraja. Saat itu korban bersama seorang rekannya sedang membeli rokok di sebuah grosir. Tiba-tiba pelaku yang dikenal korban sebagai UK itu datang bersama rekannya.
 
"Ia memukul kepala Abay dengan botol. Pelaku juga menusukkan pecahan botol ke leher korban. Abay sempat memberikan perlawanan, namun pelaku segera melarikan diri dengan sepeda motor," cerita Surya saat dijumpai di rumah sakit.
 
Motif penganiayaan diduga terkait pemberitaan soal premanisme yang ditulis korban di korannya sekitar Agustus 2008 lalu. Kasus ini sendiri merupakan yang ketiga kalinya dialami korban yang pertama pada Agustus 2008 dan yang kedua pada Januari 2009.
 
Namun hingga saat ini, kasus tersebut tidak kunjung diusut dan pelaku tetap bebas berkeliaran. Padahal, kasus pertama telah dilaporkan ke Polsekta Patumbak dan yang kedua dilaporkan ke Poltabes Medan.

(teb)