MEDAN - Terkait kejadian meninggalnya Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, Kristian Zai (40), Jumat lalu, akibat penyakit rabies, Kementerian Kesehatan langsung menanggapinya.
Sebanyak dua orang tim Kemenkes datang dari Jakarta ke Nias untuk kedua kalinya. Mereka membawa vaksin antirabies dengan ditemani seorang perwakilan dari Dinas Kesehatan Sumut.
"Vaksin itu nantinya akan dibagi-bagikan ke setiap kabupaten/kota di Nias," jelas Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Bersumber dari Binatang (P3B2) Dinas Kesehatan Sumut Suhardiono saat dihubungi melalui telepon selular, Selasa (9/3/2010).
Belakangan ini, kasus rabies semakin meningkat di Nias. Tercatat sebanyak 15 kasus akibat gigitan anjing gila ini terjadi di daerah tersebut, dan sudah menelan korban jiwa sebanyak lima orang. Termasuk salah satunya Kepala Dinkes Nias Utara Kristian Zai yang meninggal di Rumah Sakit Santa Elisabeth, Medan.
Kasus ini sendiri menjadi perhatian pemerintah pusat. Pasalnya, selama puluhan tahun tidak ada kasus rabies seperti ini di Nias. Namun, tiga bulan belakangan ini malah tiba-tiba meningkat drastis.
Untuk itu, Kepala Dinkes Sumut Chandra Syafei juga telah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) rabies di Nias. Dinkes Sumut menginstruksikan beberapa Dinkes kabupaten/kota, termasuk Nias untuk melakukan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat.
(Dadan Muhammad Ramdan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.