getting time...

Komnas HAM Pertanyakan Penggerebekan Dulmatin

TB Ardi Januar - Okezone
Rabu, 10 Maret 2010 16:26 wib
Daylife
Daylife

JAKARTA – Kepolisian boleh berbangga atas prestasinya yang berhasil membasmi jaringan teroris. Namun, penangkapan yang kerap berujung kematian pun mendapat perhatian khusus dari Komnas HAM.
 
Komisioner Komnas HAM Nurcholis menyatakan, pihaknya mengaku heran mengapa setiap menggerebek sarang teroris, polisi harus menembak mati sasarannya. Seperti yang terjadi dengan penggebekan Dr Azhari, Noordin M Top, Saifuddin Zuhri, dan terkahir Dulmatin.

“Kalau kasus ini harus dikembangkan, seharusnya polisi dapat menangkap mereka dalam keadaan hidup. Tapi mungkin kondisi yang memaksa seperti itu,” ujar Nurcholish kepada okezone, Rabu (10/3/2010).

Karena itu, lanjut dia, polisi harus menjelaskan sedetil mungkin kepada pihak keluarga Dulmatin atas penggerebekan tersebut. Jangan sampai, keluarga menuding dan menuntut kepolisian. “Keluarga harus mendapatkan data lengkap terkait ini,” tukasnya.

Lantas, apakah Komnas HAM akan menyikapi penangkapan Dulmatin yang berujung kematian karena diterjang timah panas polisi?

“Kami menunggu respons keluarga. Kalau keluarga tak terima dengan cara penangkapan, maka keluarga Dulmatin akan kami dampingi,” tandas Nurcholis.

Sebagaimana diketahui, Densus 88 Anti Teror berhasil menggerebek jaringan teroris di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan. Dari penggerebekan itu, polisi berhasil menembak mati Dulmatin yang selama ini dicari hingga Filipina tersebut.(teb)

(mbs)

  • thunderboy anti terror » 0 Tanggapan
    Yang namanya teroris harus dbasmi, ga usah peduli hidup atau mati. Udah merugikan bangsa bikin malu ngapain dibela lagi. kacau negara kta klo bgtu. waktu ngebom bangsa sendiri apa komentar HAM? Paling bsanya mengecam mengutuk... ap keluarga korban bom jg ga punya HAM... parah betulll. Ayo Densus 88 Hancurkan teroris jangan dengarkan mereka yang cm bs komentar tp ga bs kerja... basmi sampai keakar2nya
    Beri Tanggapan Laporkan
  • tarjo » 0 Tanggapan
    yang namanya teroris emang harus di basmi, baik teroris yg suka ngebom atau pejabat/wakil rakyat yg suka korup itu jg teroris yg amat keji. karena rakyat banyak yg jadi korban. ayo pak polisi tembak semua teroris baik yg suka ngebom / yg suka korupsi. berani gak....?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • fuck HAM » 0 Tanggapan
    HAM tu isinya para pengecut,,pengkhianat bangsa,,,,diancurin aja kntornya,,,
    Beri Tanggapan Laporkan
  • dadan » 0 Tanggapan
    Komnas Ham memang seperti itu tugasnya, salut, tetapi yg menjadi pertanyaan adalah, alangkah lebih profesionalnya Polri jika tertangkap hidup dan bisa dikorek keterangan seterang terangnya, supaya masy nggak beranggapan bahwa polisi mengadili penjahat sebelum sidang, atau mungkin beranggapan tewasnya dimana juga nggak jelas tetapi ada di TKP, kan lebih parah lagi tuh
    Beri Tanggapan Laporkan
  • i negah sudana » 0 Tanggapan
    ham, tolong komentar anda mereka yang tebunuh sia-sia akibat karena ulah mereka.... selama ini tidak pernah kami dengan komentar anda....bagaimana..sekali lagi bagaimana seandainya anak anda jadi perbuatan teroris itu, masihkan anda berbicata tentang ham? tolong dikit ah...komentar jangan cari popularitas
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.