JAKARTA - Angkatan Laut Singapura menerima peringatan adanya ancaman teroris terhadap kapal-kapal tanker yang melalui Selat Malaka. Peringatan tersebut dikeluarkan oleh Asosiasi Perkapalan Singapura (SSA).
Tentara Nasional Indonesia (TNI) pun langsung merespons peringatan tersebut.
"Kemungkinan di Selat Malaka, kemungkinan kan ada, Armabar dan Intelijen TNI sudah menyisir tapi belum ada indikasi di sana," kata Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso.
Djoko mengungkapkan hal tersebut saat dikonfirmasi wartawan usai pembukaan latihan gabungan TNI-Polri di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (11/3/2010).
Sebelumnya, Panglima TNI juga menyatakan dugaan keterkaitan kelompok teroris di Aceh dan di Selat Malaka. "Jadi bisa-bisa saja, jadi sampai sekarang belum ada bukti," kata katanya usai mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta, Jumat 5 Maret 2010.
(lam)