getting time...

Diculik 2 Hari, Balita Ketemu di Warnet Kalideres

Prasetyo Prayogo - Okezone
Kamis, 11 Maret 2010 17:35 wib
Sketsa penculik bayi (Foto: Prasetyo/Okezone)
Sketsa penculik bayi (Foto: Prasetyo/Okezone)

TANGERANG - Setelah menghilang selama dua hari, balita korban penculikan berusia 1,3 tahun bernama Hajjah Saminah akhirnya ditemukan tadi siang.

Balita anak pasangan Samnawi dan Ilah itu diantarkan oleh pemilik warnet Pratama ke Polres Metropolitan  Tangerang sekira pukul 12.00 WIB.  
Berdasarkan keterangan Retno, karyawan warnet Pratama, di kantor Unit PPA Reskrim Polres Metropolitan Tangerang bahwa korban Hajjah dititipkan hari Selasa sekira pukul 12.00 WIB di warnet Pratama yang berlokasi di gerbang masuk terminal Kalideres, Jakarta Barat. 
 
“Perempuan itu bilang, nitip anaknya mau bayar ojek dulu. Tapi setelah ditunggu tidak balik-balik," kata Retno, Kamis (11/3/2010).
 
Wanita yang menitipkan Hajjah, jelas Retno, memiliki ciri-ciri berperawakan kecil dan memakai jilbab hitam, serta berusia sekira16-17 tahun. Saat menitipkan, pelaku mengaku Hajjah adalah anaknya. " Kita tunggu-tunggu sampai pukul 21.00 WIB tapi tidak datang juga, sampai menginap di rumah saya dua hari," tambah Retno.
 
Selama dua hari tinggal bersama Retno, Hajjah selalu menangis, sampai akhirnya pada Kamis pagi, Retno mendengar berita kehilangan seorang balita, yang dibawa kabur perempuan yang memiliki ciri-ciri sama dengan perempuan yang menitipkan Hajjah.  “Kemudian saya langsung lapor ke RT,” ucapnya.
 
Sementara ibunda korban Ilah (35), mengaku senang anaknya sudah ditemukan. Terlebih, sejak menghilang, Ilah menginap di Polres untuk menunggu kabar putrinya. Ayah korban, Samlawi, yang tengah dirawat di RSU Tangerang karena sakit paru-paru, sampai anaknya ditemukan belum mengetahui jika Saminah menjadi korban penculikan. “Kita tidak kasih tau bapaknya, takut kaget,” kata  Ilah.
 
Kasus penculikan ini bermula, saat Hajjah ikut dengan keluarganya ke RSU Tangerang, untuk menjenguk sang ayah, Samnawi yang dirawat di ruang Kenanga. Ibu korban yang mengantuk, akhirnya menitipkan Hajjah ke pembantunya bernama Sarno. Karena rewel, akhirnya Hajjah dibawa jalan-jalan ke depan RSU Tangerang untuk beli jajan, bersama Mia, perempuan yang baru dikenalnya.
 
Hajjah yang minta dibelikan balon, akhirnya digendong Mia untuk diantarkan membeli balon. Sedangkan Sarno sedang membeli baso. Namun, setelah ditunggu Mia yang membawa korban tak kunjung kembali.
 
Kapolres Metropolitan Tangerang Komisaris Besar Maruli CC Simanjuntak membenarkan, sudah ditemukannya Hajjah di Kalideres. “Korban sudah ditemukan, namun perhiasan yang dipakai korban sudah hilang," tandas Maruli.
 
Arie menambahkan pihaknya akan tetap melakukan pengejaran terhadap pelaku, yang memiliki ciri-ciri berperawakan kurus, memakai celana jins biru, jilbab hitam dan berusia sekitar 17 tahun. “Sketsa pelaku sudah kita sebar di jajaran kepolisian. Kami berharap pelaku segera kita temukan. Jika terbukti, pelaku dapat dijerat pasal 83 UU 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara,” papar Arie sambil menunjukkan sketsa wajah pelaku penculikan.
 
Selain itu Arie juga mengimbau kepada para ibu yang memiliki balita untuk tidak memakaikan balitanya perhiasan. Karena hal itu sangat rentan dan akan memancing tindak kejahatan terhadap si balita.
 
Beliau juga menambahkan, bagi yang menemukan orang yang mirip dengan sketsa pelaku penculikan, harap menghubungi Reskrim Polres Metro Tangerang di nomor 021-5586350 atau 0811654442. “Ciri pelaku yang khas adalah ada gigi gingsulnya”, tambahnya.

(ful)