getting time...

Tembak Mati Ditempat Tak Bikin Teroris Gentar

Muhammad Saifullah - Okezone
Jum'at, 12 Maret 2010 11:09 wib
Ilustrasi (Dok. Okezone)
Ilustrasi (Dok. Okezone)

JAKARTA - Tindakan Densus 88 menembak mati sejumlah buron teroris tidak akan membuat takut para rekan dan anak buah mereka. Sebaliknya para teroris akan gembira karena bisa mati di medan tempur.

“Karena mereka yakin bila mati tertembak akan masuk surga. Jadi tindakan Densus menembak mati teroris tidak menyelesaikan masalah. Bahkan memunculkan dendam-dendam baru,” ujar Ketua DPP PBB Yusron Ihza Mahendra kepada okezone di Jakarta, Jumat (12/3/2010).

Tindakan main tembak, kata Yusron, juga sangat tidak strategis. Sebab buron teroris akan lebih berguna bila ditangkap dalam kondisi hidup. Tentu saja kecuali apabila mereka melakukan perlawanan yang membahayakan aparat.

“Tapi di warnet Multiplus kemarin kan Dulmatin hanya sendirian, senjatanya juga cuma revolver, kenapa tidak bisa dibekuk hidup-hidup dan malah ditembak di dada,” tanyanya.

Yusron melihat kebijakan tembak ditempat kepada para teroris tidak bersifat kasuistis. Buktinya hampir dalam setiap kesempatan, para gembong teroris pasti ditembak mati saat penggerebekan.

Dalam kaitan ini, seolah-olah tidak berlaku asas praduga tak bersalah bagi orang-orang yang diduga sebagai teroris. “Para ahli dibidang hukum akan mengugat masalah ini dan bukan berarti mereka pro teroris,” tandasnya.
(ful)

  • Yus Reds » 0 Tanggapan
    Kalau tak gentar, koq pada matinya waktu sembunyi di WC?! Kalau tak gentar, koq pada nyerah pada saat rekanannya koit dipenggrebekkan?! Sebenarnya semua teroris adalah pengecut! Mereka takut menghadapi kerasnya tantangan kehidupan dan memilih jalan yang jauh lebih gampang... yaitu hidup dari subsidi al-qaeda! Dan memilih mati, daripada hidup bersaing mencari sesuap nasi! Mereka juga takut dengan derajat rendah yg disematkan kepada orang-orang yg gagal bersaing di dunia yg kejam ini sehingga dijuluki pengangguran! Maka daripada itu kita haruslah angkat topi kepada para PRT, Kuli, Abang Becak, Tukang Kebun, dll yg mampu teguh bertahan hidup dengan halal meskipun tidak jarang diremehkan orang! Nyatanya teroris pengecut takut malu dan memilih mati daripada menghadapi hidup seperti mereka! PARA PENGECUT INI GENTAR MENGHADAPI KERASNYA BERJUANG HIDUP, DAN MEMILIH BERSEMBUNYI DI KEMATIAN!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • dJ oKo » 0 Tanggapan
    BPK yth : TERORIS itu seperti virus yg mematikan bagi tubuh, jadi harus di Oprasi, di kemo bahkan di potong biar ga merajalela bahkan bisa membunuh si tubuh. TERORIS itu Virus bisa mengancam. menakutkan, bahkan mematikan bagi NKRI. jadi di basmi, di tembak mati itu udah sangat tepat. ngerti ga ??????? Goblok amat seee !!!!!!!!!!!!!!!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Dian Maria » 0 Tanggapan
    aduuhhh bapak...sekecil apapun senjata, tapi jika sudah ada perlawanan yah mo gimana lagi, polisi pasti harus melumpuhkan target, emang gampang cari posisi yang tepat, cuba sendiri dulu baru bicara...kita ajah mau coba nimpuk mangga aja sering salah apalagi orang...dihargain toh pak... nanti kalo ga dilumpuhkan dan malah para teroris itu ngelawan dan kena warga, malah polisi juga yang dibego2in...piyee iki...apa2 ora genah...
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.