JAKARTA - Seruan pemboikotan terhadap Menteri Keuangan Sri Mulyani ke DPR menimbulkan pro dan kontra. Bagaimana sikap sejumlah menteri yang duduk di kabinet Indonesia Bersatu.
Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad enggan mengomentari pemboikotan tersebut. Bagi politisi dari Partai Golkar ini lebih baik mengurusi pekerjaannya ketimbang memikirkan pemboikotan tersebut.
“Saya tidak tahu, saya lebih baik mengurus ikan saja,” kata Fadel seuai mengikuti acara Agrinex Expo 2010 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (12/3/2010).
Hal berbeda diungkapkan Menko Kesra Agung Laksono. Mantan Ketua DPR ini menjelaskan, persoalan Sri Mulyani sebaiknya tidak diteruskan dengan pemboikotan. Namun diserahkan ke ranah hukum saja.
Sedangkan Sri Mulyani kepada wartawan beberapa hari lalu meminta kepada para legislator untuk tidak mencampuradukkan antara hasil sidang paripurna kasus Bank Century, dengan rencana penyerahan draft RAPBN-P 2010 ke Badan Anggaran DPR RI.
Sebelumnya, sejumlah fraksi di DPR menyerukan agar DPR melakukan pemboikotan terhadap Ani, panggilan Sri Mulyani. Pemboikotan ini didasarkan atas keputusan politik yang menyebutkan Ani diduga bertanggung jawab atas pengucuran bailout Century sebesar Rp6,7 triliun.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.