JAKARTA - Pemerintah akan melibatkan nelayan yang tinggal di Laut Timor untuk menghitung jumlah kerugian, atas meledaknya ladang minyak di Laut Timor sejak 21 Agustus lalu.
“Nanti akan kita tanyai dan libatkan nelayan mengenai ganti rugi,” kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa seusai rapat kabinet di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (12/3/2010).
Secara negara, lanjut Hatta, Australia mengaku siap memenuhi ganti rugi tersebut.
“Mereka siap saja, itu kesalahan mereka, kan itu tidak sengaja. Cuma dari kita belum komplain karena datanya kita belum lengkap,” tegasnya.
Meski demikian, tambah Hatta, dalam kunjungan Presiden ke Australia tidak membahas atas tumpahan minyak 500.000 liter setiap hari di wilayah perairan Laut Timor.
“Tidak sempat dibahas, tetapi proses jalan terus sampai tingkat penghitungan ganti rugi, karena kita dirugikan. Begitu lengkap kita akan diserahkan. Presiden membahas masalah trafficking, smuggling, dan tidak menyinggung sama sekali (tumpah minyak),” tegasnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.