SOLO - Ratusan anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Solo, berunjukrasa di Bunderan Gladak, Jalan Slamet Riyadi, Solo.
Aksi ini dilakukan untuk menolak rencana kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama pada 20-22 Maret mendatang di Jakarta. Aksi mereka awali dari Lapangan Kotta Barat, Solo. Selanjutnya, massa HTI ini melakukan long march menuju Bundaran Gladak.
Selain membawa bendera HTI berwarna hitam, massa HTI juga membentangkan spanduk yang antara lain bertuliskan “Obama, The Real Terrorist” dan “Obama Merupakan Kapitalis Yang Harus Diperangi”, serta poster berukuran besar bergambar Obama.
Humas HTI, Nur Alam Ibnu Kuncoro mengatakan, dalam aksi ini mereka menyampaikan dua tuntutan kepada pemerintah yaitu menolak kedatangan Obama, dan menuntut SBY agar bisa menekan Amerika untuk mengembalikan identitas kaum muslim di seluruh dunia. Karena, dominasi Amerika adalah dominasi kapitalisme.
“Sudah jelas kami menolak kedatangan Obama. Kedua, kami meminta kepada Presiden SBY untuk menekan Amerika untuk mengembalikan identitas muslim di seluruh dunia yang telah diinjak-injak Amerika,” jelasnya, Minggu (14/3/2010).
Sementara itu, aksi yang digelar di jalan utama Solo ini, sempat mengganggu para pengguna jalan yang melintasi aksi. Dalam aksi yang melibatkan anak kecil ini, juga digelar teaterikal yang menggambarkan kekejaman tentara Amerika dan sekutunya Israel. yang menewaskan 1.300 orang di jalur Gaza.
Massa juga menampilkan adegan yang menggambarkan arogansi pemerintahaan SBY dengan menangkap semua demostran yang menolak kedatangan Presiden Obama.
Dalam Treatrikal tersebut digambarkan, SBY ketakutan dengan adanya demo penolakan Obama yang dapat mengurungkan kedatangan Obama, hingga berimbas gagalnya investasi Amerika yang kemungkinan dibawa dalam kunjungan Obama ke Indonesia.
(Lusi Catur Mahgriefie)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.