Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PPP Anggap Kedatangan Obama Positif

Insaf Albert Tarigan , Jurnalis-Senin, 15 Maret 2010 |01:03 WIB
PPP Anggap Kedatangan Obama Positif
Barack Obama
A
A
A

JAKARTA - Ketua Umum Parrai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali mengatakan kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama positif karena ada harapan baru bagi cepatnya perdamaian dunia Islam.
 
Demikian hal itu dikemukakan Sekretaris Jenderal PPP Romahurmuzy melalui pesan singkat yang diterima okezone, Minggu (14/3/2010) malam.

Menurut dia, Obama sudah menunjukkan good willnya menghapus masa lalu doktrin unilateralisme dengan menutup Guantanamo, menetapkan penarikan pasukan dari Irak serta mengunjungi beberapa negara Timur Tengah dan kali ini Indonesia.

"Penundaan tidak dilihat sebagai ketidakseriusan namun lebih karena persoalan dalam negeri AS yang mungkin membutuhkan perhatian khusus, karena menyangkut janji kampanye Obama," paparnya.

Sekadar diketahui, rencana kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Indonesia dan Australia ditunda dari rencana awal.

Obama yang tadinya akan memulai kunjungan pada 18 Maret, terpaksa dimundurkan menjadi tanggal 21 Maret. Demikian disampaikan Sekretaris Pers Gedung Putih Robert Gibbs sebagaimana yang dikutip dari CNN, Jumat (12/3/2010).

Menurut Ofisial Senior Administrasi Obama, pemberangkatan ini ditunda atas keinginannya karena karena ingin mengurusi isu kesehatan yang selama ini bertentangan dengan anggota kongres.

“Presiden akan menunda perjalanan ke Indonesia dan Australia, dia akan berangkat Minggu. Sementara Ibu Negara dan kedua anak mereka tidak akan ikut serta dalam perjalanan tersebut," ujar Gibbs dalam akun Twitter-nya.

Menyikapi kabar tersebut, Pemerintah Indonesia dalam hal ini pihak Istana Negara ataupun Departemen Luar Negeri belum memberikan tanggapan.

(Dadan Muhammad Ramdan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement