Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dua Turis Hilang di Pantai Selatan Yogya

Daru Waskita , Jurnalis-Senin, 15 Maret 2010 |04:03 WIB
Dua Turis Hilang di Pantai Selatan Yogya
Ilustrasi
A
A
A

YOGYAKARTA - Ganasnya gelombang Pantai Selatan Yogyakarta kembali menelan korban. Kali ini dua orang wisatawan dinyatakan hilang terserat gelombang Pantai Samas dan Pantai Kuwaru, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.  
Korban yang hilang ditelan ganas gelombang Pantai Kuwaru, Minggu (14/3/2010) adalah Tursinah (11), warga Nyamplungan, Prenggan, Kotagede, Kota Yogyakarta, sedangkan satu korban yang hilang di Pantai Samas, masih belum diketahui identitasnya.
 
“Untuk korban di Pantai Samas identitasnya belum diketahui. Kalau korban di Pantai Kwaru namanya Tursinah, warga Nyamplungan, Prenggan, Kotagede, Yogyakarta,” kara Koordinator Search and Rescue (SAR) Pantai Samas dan Pantai Kwaru, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Suranto.
 
Menurutnya, untuk korban di Pantai Samas terseret ombak ketika mandi di pantai. Tepatnya di muara Sungai Opak. Pada saat korban mandi, sebenarnya sudah diperingatkan oleh warga setempat yang kebetulan melihatnya.
 
”Akan tetapi, peringatan tersebut tidak diperhatikan. Tidak lama setelah korban berenang, langsung tergulung ombak,” tuturnya.
 
Sedangkan untuk koban di Pantai Kwaru terseret ombak ketika sedang bermain air. Anak tersebut bermain air di pantai tanpa pengawasan kedua orangtuanya.
 
Pada saat kejadian, sempat diketahui pengunjung yang lain, dan kemudian ingin mencoba menolong. Tapi, pada saat hendak menolong itu, datang ombak besar sehingga pengunjung yang mau menolong tadi terpental ombak dan gagal menyelamatkan korban.
 
“Hingga pukul 19.30 WIB kedua korban yang hilang dilaut belum juga ditemukan. Kita masih terus melakukan pencarian dengan penyisiran disepanjang Pantai Samas dan Pantai Kuwaru,” pungkasnya
 
Sebelum kejadian laka laut di Pantai Samas dan Kuwaru, laka laut juga terjadi di Pantai Parangtritis dengan tujuh korban meninggal dunia pada tanggal 14 Februari 2010. Sebanyak empat korban ditemukan dalam kondisi tewas dan tuga korban lagi hingga saat ini belum ditemukan. Ketujuh korban merupakan tujuh pelajar MTs AR Rasyid, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat,
 
Empat di antaranya sudah ditemukan yaitu Dede Rian, Anugerah, Anggi Sugianto, Aditya Rahmad. Sedangkan tiga lainnya dinyatakan hilang, yaitu Regi Prasutyo, Agus Akhrojani, Endi Ahmad Supriyadin.

(Dadan Muhammad Ramdan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement