BANTUL - Tim Sar Gabungan dari Sar Pantai Samas-Kuwaru, Polair Polda DIY dan Marinir terus melakukan pencarian dua korban laka-laut di Pantai Kuwaru dan Pantai Samas dengan mengerahkan setidaknya 17 personelnya.
Namun demikian hingga pukul 12.00 WIB pencarian belum juga menemukan keberadaan kedua korban yang tenggelam di laut pada hari Minggu pagi, kemarin.
“Hingga siang ini kita belum menemukan keberadaan dua korban laka-laut di Pantai Samas dan Pantai Kuwaru,” ujar Ngadiman salah seorang anggota tim sar Pantai Kuwaru, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta,” Senin (15/3/2010)
Menurutnya untuk pencarian hari ini tim SAR gabungan telah melakukan penyisan di sepanjang Pantai Kuwaru hingga Pantai Samas untuk penyisiran ke arah timur, sedangkan penyisiran ke arah barat hingga Pantai Pandansimo.
“Kami juga menyebar jaring eret di sekitar lokasi kejadian serta melakukaN pencarian dengan satu perahu jukung dan satu perahu karet milik Polair Polda DIY,” katanya.
Sementara itu Komandan SAR Pantai Samas-Kuwaru dan Pandansimo, Suranto menyatakan khusus untuk pencarian korban laka-laut di Pantai Samas yang hingga saat ini belum diketahui identitasnya dan juga tidak ada laporan dari keluarga tentang kerabatnya yang hilang di Pantai Samas, pihaknya saat ini masih berkonsentrasi dengan pencarian korban laka-laut di Pantai Kuwaru yang jelas identitasnya dan sudah ada laporannya.
“Fokus utama pencarian pada korban laut di Pantai Kuwaru, sekaligus mencari korban laka-laut di Pantai Samas, jika memang ada korbannya,” terangnya.
Seperti diberitakan sebelumnya untuk korban di Pantai Kwaru namanya Tursinah (11), warga Nyamplungan, Prenggan, Kotagede, Yogyakarta. Sedangkan korban laka-laut di Pantai Samas belum diketahui identitasnya dan tim SAR juga belum menerima laporan resmi dari keluarga maupun masyarakat disekitar Pantai Samas.
(Daru Waskita/Trijaya/fit)