DENPASAR - Libur Hari Raya Nyepi membuat sampah makin menumpuk. Pasalnya petugas kebersihan tidak bisa melaksanakan tugasnya hari ini.
Sampah paling mencolok terlihat usai pawai Ogoh-Ogoh Senin malam, di mana beberapa ruas jalan di kota Denpasar dipenuhi sampah.
Berdasarkan pantuan okezone, Selasa (16/3/2010), sisa sampah tadi malam didominasi bekas peralatan pawai Ogoh-Ogoh, seperti di Jalan Cokroaminoto, kawasan Desa Ubung hingga Desa Sempidi dan Sading.
Sampah yang berserakan seperti kapas, plastik, kayu, kardus, air minum kemasan, hingga sisa-sisa makanan dan minuman. Di Jalan Gatot Subroto Senin malam, puluhan petugas kebersihan yang berpakaian serba hijau tampak disiagakan untuk membersihkan sampah usai pesta Ogoh-Ogoh.
Banyaknya sampah diakibatkan warga yang membawa makanan dan minuman saat melihat pawai.
Sampah-sampah tersebut tidak sempat dibersihkan petugas lantaran hari ini semua aktivitas warga dihentikan. Suasana diperparah lagi karena sejak siang hingga sore sejumlah kawasan di Kota Denpasar diguyur hujan, sehingga banyak sampah terbawa air hujan.
Tidak hanya di jalanan, sampah-sampah di kompleks warga juga menumpuk. Seperti di Perumahan Dewata Permai, Desa Sading, Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung.
Menurut Budiono, seorang warga, sudah dua hari petugas tidak mengangkut sampah.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.