PADANG - Curah hujan yang turun terus menerus di Kabupaten Solok, Sumatera Barat membuat sungai yang berhulu di gunung Talang meluap.
Sehingga, sekira 1.500 warga Nagari Sungai Janiah, Kecamatan Gunung Talang terisolasi karena jembatan penghubung dari Sungai Janiah ke Koto Anau terputus. Selain itu, jaringan listrik dan sawah rusak akibat diterjang banjir bandang dari hulu Gunung Talang.
Menurut Koordinator Satkorlak PB Sumbar Ade Edwar, penyebab banjir bandang ini akibat hujan yang terus menerus sehingga meluapnya sungai di Nagari Sungai Janiah pada pukul 18.00 WIB, Rabu 17 Maret kemarin.
“Sungai tersebut berasal dari Gunung Talang. Jadi sisa-sisa lahar berupa kayu dan batu dibawa air dan mengakibatkan dua rumah warga mengalami rusak berat dan jembatan listrik terputus,” katanya pada okezone, Rabu (17/3/2010).
Lebih lanjut Ade mengatakan, saat ini pihaknya baik dari Tim SAR di Provinsi dan Kabupaten Solok sudah diturunkan untuk memberikan bantuan pada warga yang terisolasi. “Kita sulit menuju tempat warga karena jembatan terputus ditambah lagi kondisi cuaca masih hujan,” ungkapnya.
Meski saat ini air sudah surut, namun warga masih bertahan di pengungsian yang berada di tempat yang lebih tinggi guna menghindari bajir bandang susulan.
Sementara itu, Kepala Pusat Pemantauan Gunung Api Talang BMKG, Dalipa Marjusi, membenarkan banjir bandang yang terjadi itu merupakan lahar dingin yang berasal dari Gunung Talang.
“Kita telah mengingatkan warga beberapa waktu lalu, baik itu satus Gunung Talang sampai kondisi cuaca yang buruk terus kita ingatkan warga, sehingga tidak ada korban,” pungkasnya.
(teb)