PEKANBARU – Para orangtua hendaknya berhati-hati jika memiliki korek gas. Dua bocah bernama Arbi (9) dan Junita (7) mengalami nasib tragis. Saat bermain korek gas kedua bocah warga Tembilah, Kebuten Indragiri Hilir (Inhil) tiba-tiba meledak.
Akibat insiden tersebut dua bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar 038 Tembilah ibukota Inhil mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Puri Husada.
Kepala RS Puri Husada Rasul Alim kepada okezone mengatakan, saat ini Arbi masih dirawat di ruang bedah. Kondisi terakhir saat ini terus membaik. Berbeda halnya dengan Arby Yunita teman sepermainannya terpaksa dirujuk ke RSUD Pekanbaru karena lukannya sangat parah.
“Kalau Junita mengalami luka bakar 70 persen dan sangat serius. Tubuhnya melepuh sehingga kita harus merujuknya. Sedangkan Arbi lukanya tidak begitu parah dan masih bisa kita tangani,” katanya, Kamis (18/3/2010).
Kronlogis ledakan korek api gas itu berawal saat keduanya membeli mancis ke kedai milik Uning. Belum lama mereka melangkah, dari kedai itu, tiba-tiba warga dikejutkan dengan suara ledakan. Dan warga mendapatkan kedua bocah itu telah terbakar.
Dengan perlengkapan seadanya, wargapun memamdamkan api yang menjilati bocah malang itu. “Entah apa sebabnya kok ada suara ledakan dan kedua kita dapatkan terbakar. Kita menemukan serpihan korek gas yang diduga baru dibeli mereka,” kata Beni Kurniawan warga Tembilahan.
(teb)