getting time...

Perampok Bersenpi Gasak Toko Roti di Pantura

Jum'at, 19 Maret 2010 22:11 wib
Pria memeragakan aksi perampokan di TKP.(foto: Ali Juang)
Pria memeragakan aksi perampokan di TKP.(foto: Ali Juang)

BATANG - Sebuah toko roti Buana Bakery, yang berlokasi di jalan utama pantura, Kabupaten Batang, sekira pukul 18.30 WIB, dirampok kawanan bersenjata api. Selain berhasil membawa kabur uang ratusan ribu rupiah dari mesin kasir, kawanan perampok juga melukai salah satu karyawan toko.
 
Berdasarkan keterangan warga di lokasi kejadian, perampok berjumlah dua orang,dan menggunakan sepeda motor jenis Mio. Salah satu perampok masuk kedalam toko roti, dan perampok lainnya menunggu di luar, dengan posisi sepeda motor masih nyala.
 
Setelah berhasil membawa kabur uang ratusan ribu rupiah dari mesin kasir, dan melukai salah satu karyawan toko roti, kawanan permapok langsung kabur ke arah timur. Aksi para perampok hanya terjadi beberapa menit saja.
 
"Dari dua orang perampok, salah satu masuk kedalam dan langsung menodongkan pistol ke kasir toko. permapok membentak, meminta uang di dalam mesin kasir dikeluarkan semua. Karena melawan, perampok memukul kepala kasir beberapa kali, hingga mengeluarkan darah," terang Wawan, salah satu warga yang ada di lokasi, Jumat (19/3/2010).
 
Menurutnya, perampok tanpa basa basi langsung mengeluarkan pistol yang diselipkan di dalam perutnya. Ciri-ciri perampok yang masuk ke dalam toko roti, dan menodongkan pistol, berbadan besar, warna kulit hitam, dan menggunakan helm gelap. Perampok mengambil uang sendiri di dalam mesin kasir, setelah kunci mesin kasir berhasil direbutnya dari salah satu karyawan toko roti.
 
"Kasi sempat menyembunyikan kunci mesin, tapi karena dipukul beberapa kali dengan menggunakan pistol di bagian kepalanya, kunci yang tersimpan di dalam satu baju, langsung direbut perampok, dan langsung membuka mesin kasir sendiri, dan membawa seluruh uangnya," lanjut Wawan.
 
Meski tidak ada korban jiwa, namun perampok berhasil membawa kabur uang hasil penjualan satu hari, yang diperkirakan mencapai ratusan ribu rupiah. Selain itu, salah satu karyawan toko roti, juga mengalami luka robek di bagian kepalanya, dan masih mengalami shock berat, sehingga tidak bisa ditemui.

(M Ali Juang/RCTI/fit)