Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Direktur Bank Dirampok

Pemilik Rumah Bantah Kehilangan Rp3 Miliar

Isfari Hikmat , Jurnalis-Sabtu, 20 Maret 2010 |17:28 WIB
Pemilik Rumah Bantah Kehilangan Rp3 Miliar
Ilustrasi
A
A
A

JAKRTA - Kawanan perampok sukses menggasak harta benda di kediaman Direktur Bisnis Bank Mega Syariah, pada Subuh tadi.

Bahkan dikabarkan perampok yang diperkirakan delapan orang tersebut berhasil membawa hasil jarahan senilai Rp3 milar. Namun jumlah tersebut dibantah pemilik rumah yang mengakui hanya kehilangan sekira Rp200 juta.

Hal itu diungkapkan petugas keamanan rumah, Andi, yang baru bertugas pascakejadian tersebut. Menurut dia, kerugian diperkirakan hanya sampai Rp200 juta dalam bentuk dolar dan real. Pemilik rumah membantah isu yang menyebutkan kerugian sampai Rp3 miliar.

"Tidak benar. Saya dengar langsung dari Bapak nilainya segitu (Rp200 juta)," kata Andi di tempat kejadian perkara di Jalan Batu Ampar RT 5 RW 07 Nomor 9B Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta, Sabtu (20/3/2010).

Namun Andi membenarkan rampok membawa tiga buah koper. "Tiga koper itu benar, berisi peralatan umroh yang akan dibawa. Bukan dokumen kantor yang bernilai tinggi," terang dia meluruskan. Andi mengatakan dari tiga koper tersebut satu di antaranya berisi laptop, ponsel, dan beberapa dokumen. "Bukan paspor karena ada di tas lain," imbuhnya.

Menurut dia, Sofian Pane dan istrinya, Ani Murdiati yang merupakan Direktur Bisnis Bank Mega Sayariah berencana melakukan ibadah umroh, tepatnya pada 13 April mendatang. "Oh belum tahu, saya tanya Bapak dulu," ungkap Andi ditanya apakah rencana umroh tersebut batal karena ada musibah perampokan.

Terkait pengamanan yang semestinya ada karena Ani merupkan direktur bank, dia menyebutkan yang bersangkutan tidak bersedia pihak bank memberi pengamanan khusus di rumahnya karena sama sekali tidak menyangka akan terjadi peristiwa kejahatan tersebut menimpanya.

Saat wartawan mohon izin bertemu dengan pemilik rumah, Andi menyebutkan pasangan suami-istri tersebut tidak bersedia ditemuai. "Ibu sedang istirahat karena syok," katanya.

(Dadan Muhammad Ramdan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement