getting time...

Direktur Bank Dirampok

"Ambil Saja Harta, Tapi Jangan Lukai Kami"

Sabtu, 20 Maret 2010 17:51 wib

JAKARTA - Rumah Direktur Bisnis Bank Mega Syariah di Jalan Batu Ampar RT 5 RW 07 Nomor 9B Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta, subuh tadi, menjadi target aksi kawanan perampok bersenjata api dan senjata tajam.  
Rampok berhasil menggasak harta benda hampir senilai Rp200 juta bahkan isu yang beredar mencapai Rp3 miliar, di samping sejumlah dokumen penting.
 
Namun pemilik rumah dan penghuni lainnya yang sempat diikat dan disekat selamat tidak mengalami penganiayaan, meski sempat memberikan perlawanan dan berteriak minta tolong.
 
"Sempat teriak, karena diancam akhirnya memohon sama pelaku ambil saja harta, tapi jangan lukai kami," tutur Andi, petugas keamanan rumah menirukan apa yang diucapkan majikanya kepada kawanan penjahat yang beraksi tanpa tutup kepala itu di TKP, Sabtu (20/3/2010).
 
Menurut dia yang baru bertugas pascaperampokan, karena permintaan itu perampok tidak melakukan kekerasan terhadap korbannya. "Makanya tak ada yang luka sedikitpun hanya diikat," imbuh Andi.
 
Lebih lanjut dia menceritakan, setelah berhasil membobol pintu pagar dan rumah, pelaku langsung naik ke lantai dua dan masuk kemar tidur. "Saat itu Pak Sofian Pane masih terjaga dan habis buang air. Jadi pintu tak terkunci," jelas dia.
 
Namun seorang anaknya yang tertidur di kamar sebelahnya luput dari aksi rampok. "Dia tak tahu apa apa dalam kejadian ini karena tertidur," ungkap Andi yang menyebutkan majikannya punya tiga anak, satu perempuan dan dua laki-laki.
 
Sambung Andi, saat kejadian, hanya ada anak ketiga cowok yang ada di rumah, sedangkan dua kakanya tidak ada kerena kuliah di luar kota.
 
Saat ditanya mengenai ciri-ciri pelaku, dia menjelaskan rata-rata masih berusia muda. "Perawakannya ada yang kecil, kurus, tinggi dan berambut keriting. Tapi semuanya masih muda-muda," beber Andi.

(Isfari Hikmat/Koran SI/ram)