getting time...

Seorang Camat Dituduh Akan Bakar Alquran

Rabu, 24 Maret 2010 13:46 wib
(Foto: Yudha Hendrawan/Global)
(Foto: Yudha Hendrawan/Global)

BIMA- Seorang camat di Bima dilaporkan ke polisi karena diduga melecehkan Alquran. Terlapor adalah Camat Palibelo, Syafrudin yang dituding melecehkan Alquran dengan cara mau membakarnya.

Kuat dugaan kasus ini memiliki kaitan dengan agenda politik Pemilukada di Kabupaten Bima. Pasalnya, terlapor dituding melecehkan Alquran karena terpicu tausiah Zainul Arifin, yang mencalonkan diri sebagai bupati.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan kasus pelecahan agama bermula dari acara doa 40 hari meninggalnya salah seorang warga Desa Teke di Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima.

Syafrudin, camat Palibelo ini konon didengar warganya berucap akan membakar Alquran karena kesal saat mendengarkan ceramah Zainul Arifin, yang diminta warga untuk memberikan tausiah dalam acara tersebut.

Namun insiden ini dibantah oleh Syafrudin. Dia mengaku memang merasa kesal terhadap isi ceramah Zainul Arifin yang terus mengulas pentingnya kitab suci Alquran, keutamaan kejujuran dalam hidup, dan tidak baiknya sifat berbohong. Namun dirinya sama sekali tidak pernah mengatakan akan membakar Alquran.

“Tidak benar saya mau bakar Alquran. Saya tidak tahu siapa yang mengatakannya. Kita juga masih mencari siapa yang melaporkan,” ujarnya.

Di sisi lain, para pelapor yang dipimpin tim advokasi Haedir menyatakan siap dikonfrontir dengan camat dan siap menghadirkan para saksi jika kasus tersebut dinaikan ke pengadilan.

Sementara itu, rumah salah seorang pelapor, Yanto dilempari batu oleh sekelompok orang tidak dikenal hingga mengakibatkan kerusakan di bagian genting dan kaca rumah.
(Yudha Hendrawan/Global/ful)

Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.