Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Setahun Tragedi Situ Gintung

Korban Situ Gintung Dapat Bantuan Rp1,5 Miliar

Prasetyo Prayogo , Jurnalis-Jum'at, 26 Maret 2010 |05:32 WIB
 Korban Situ Gintung Dapat Bantuan Rp1,5 Miliar
Korban Situ Gintung (Foto: Heru Haryono/Okezone)
A
A
A

TANGERANG- Korban peristiwa jebolnya Situ Gintung, Cirendeu, Tangerang Selatan akan mendapat bantuan dari APBD Kota Tangerang Selatan sebesar Rp1,5 miliar pada 27 Maret 2010 yang bertepatan setahun peristiwa tersebut.

Hal ini dinyatakan oleh Ahadi, ketua Posko Situ Gintung yang juga Asda I Pemkot Tangerang Selatan. Ahadi juga mengatakan, dirinya mengetahui hal ini setelah melakukan koordinasi dengan Wali Kota Tangerang Selatan Shaleh M.T.

Menurut Ahadi, pihaknya saat ini masih terus melakukan rapat agar anggaran itu bisa diserahkan bertepatan dengan setahun tragedi jebolnya Situ Gintung yang dipastikan menewaskan 90 orang itu. “Kita sedang terus berusaha agar bisa bertepatan, karena tidak mudah mempertanggung jawabkannya,” katanya.

Pembagian bantuan adalah dana hibah yang berasal dari Pemkab Tangerang. Itu akan dilaksanakan pekan depan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan. “Kalau tidak ada halangan, kemungkinan tanggal 27 Maret besok bantuan akan diserahkan langsung oleh pak Wali,” tambah Ahadi.

Ketika ditanyakan akan mendapatkan berapa rupiah per kepala, Ahadi menegaskan, Masing-masing KK berbeda-beda jumlah besaran dananya.

“Kami akan mengambil data dari Pusat Data Identifikasi Korban Situ Gintung (PDIKSG) yang ada di Polsek Ciputat, dan berdasarkan data itu jumlah dana yang diterima akan disesuaikan denagn kerusakan yang dialami oleh masing-masing KK,” pungkasnya.

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement