getting time...

Listya: Meisya Tak Pernah Minta Maaf

Fahmi Firdaus - Okezone
Jum'at, 26 Maret 2010 14:34 wib

JAKARTA – Kondisi Mahasiswi Universitas Pelita Harapan yang menjadi korban penusukan, Listya Magdalena, semakin membaik. Rencananya, Sabtu besok Listya akan pulang ke rumah.

Namun demikian, Listya mengau masih trauma dengan sosok Meisya Natalia, yang tega melukai dirinya dengan cara menusuk sebanyak 17 kali.
 
“Saya masih trauma. Dia minta maaf saja tidak. Saya tak percaya kalau dia punya kelainan jiwa, karena prestasinya di kampus bagus,” ujar Listya di Rumah Sakit Puri Indah, Jumat (26/3/2010).
 
Saat ini, Listya sudah tidak lagi dirawat di ruang ICU melainkan di ruang rawat inap lantai enam. Listya mengaku ingin segera pulang untuk menikmati cuti kuliahnya.
 
Sementara itu, salah seorang keluarga Listia yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan, pihaknya akan mencari tahu apakah Meisya benar-benar di rawat di rumah sakit jiwa atau tidak. Pihaknya khawatir, ini hanya sebuah kamuflase.
 
“Seharusnya di penjara bukan di RSJ. Ada apa antara keluarga Meisya dengan polisi? Setahu kami Meisya orang kaya. Bapaknya Direktur Bank Buana,” tandas perempuan yang mengaku tante Listya tersebut.
 
Perlu diketahui, Listya dan Meisya terlibat cekcok saat berada di dalam mobil Toyota Yaris B 1733 BFP yang sedang melaju dari Mal Puri Indah menuju Karawaci. Entah apa sebabnya, tiba-tiba Meisya menusuk Listya dengan sebuah pisau.

(teb)

  • Dian Maria » 0 Tanggapan
    o ya pantesss...direktur bank getoo loh... walo psikopat pun tapi kalo bapaknya direktur, polisi pasti ada aja alasannya nih... ayo dong pak polisi, keadilan harus tetap ditegakkan...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • semar » 0 Tanggapan
    Satu llagi mafia perkara. Polisi tidak berdaya kalau yang dihadapi orang kaya, seperti Direktur Bank yang besar. Ada apa pak polisiiiiiii !!!!!!. Kalau rakyat kecil langsung di priiiit. Kalau orang kaya kok billangnya tepo sliro. Bagimana sih pak Polisi. Tolong dijelaskan duduk persoalan yang se bener nya.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.