Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Suasana Duka Selimuti Kedatangan Jenazah Bilqis

Siti Ruqoyah , Jurnalis-Sabtu, 10 April 2010 |22:08 WIB
Suasana Duka Selimuti Kedatangan Jenazah Bilqis
Bilqis Anindya Passa semasa hidup (okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Jenazah Bilqis Anindya Passa sudah tiba di kediamannya di Jalan Kramat Sentiong, Gang Mesjid, Joharbaru, Jakarta Pusat, sekira pukul 22.05 WIB.

Pantauan okezone di lokasi, Sabtu (10/4/2010), jenazah Bilqis dibawa dengan menggunakan mobil ambulance dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Begitu tiba di depan rumah, jenazah Bilqis yang berada dalam peti digotong oleh sekira enam orang ke dalam rumah. Jenazah balita berusia 18 bulan itu dipindahkan dari dalam peti dan dibaringkan di tempat yang sudah disediakan.

Suasana duka menyelimuti kedatangan jenazah Bilqis, selain kerabat Bilqis banyak juga terlihat puluhan warga sudah menanti jenazah Bilqis.

Kondisi Bilqis berulangkali kritis menjelang operasi pencakokan hati yang akan dilakukan tim dokter RS Karyadi. Kondisi kritis yang dialami Bilqis terakhir kali terjadi pada 24 Maret lalu.
 
Saat itu Bilqis mengalami radang paru-paru. Hal ini sangat ironis mengingat kondisi kesehatan menjadi penentu pelaksanaan operasi. Tim dokter RS Karyadi menjelaskan Bilqis terinfeksi berat oleh kuman Selcea Marsecenc yang berada dalam paru dan kuman Acino Bacter dalam darah. Akibatnya, balita berusia 18 bulan itu meninggal dunia.  
 
Ibunda Bilqis, sempat membuka posko Koin Peduli Bilqis, untuk meminta bantuan pada masyarakat atas penyakit yang diderita anaknya. Hingga pada akhirnya Kementerian Kesehatan terketuk untuk menanggung semua biaya operasi pencangkokan hati bagi Bilqis.(bul)

(Hariyanto Kurniawan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement