JAKARTA - Kepergian Bilqis Anindya Passa untuk selamanya menyisakan duka yang mendalam. Namun begitu, pihak keluarga, terutama ibunda Bilqis, Dewi Farida mengaku sudah mengikhlaskan buah cintanya itu.
"Insya Allah saya ikhlas, kalau saya sedih terus-terusan kasihan dia," ujar Dewi sambil berurai air mata di rumah duka di Jalan Kramat Sentiong, Gang Mesjid, E 87 F RT 07 RW 6, Joharbaru, Jakarta Pusat, Sabtu (10/4/2010) malam.
Dimatanya, Bilqis adalah anak yang kuat. Dirinya dan keluarga besar sudah melakukan segala upaya untuk kesembuhan Bilqis. "Tapi memang Allah kasih cerita lain, segala macam obat sudah kami berikan tapi memang kondisinya yang tidak memungkinkan," tambahnya.
Senada dengan ucapan Menkes, Dewi menganggap apa yang terjadi dengan putrinya adalah yang terbaik. "Setiap hari saya bersama Bilqis, kalau saya sedih terus kasihan dia," imbuhnya.
Diwakili suaminya, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah mendukung secara materi maupun spiritual kepada Bilqis. "Apa yang dialami Bilqis mudah-mudahan bisa menjadi pelajaran untuk kita semua," harapnya.(bul)
(hri)