JAKARTA - Jenazah Bilqis Anindya Passa pagi ini akan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) di sekitar kawasan Kawi-Kawi, Kramat Sentiong, Jakarta Pusat. Jarak tempuh antara rumah duka dengan pemakaman sekira satu kilo meter.
"Rencananya akan dimakamkan besok di sekitar kawasan Kawi-Kaei, Kramat Sentiong," terang Ibunda Bilqis, Dewi Farida sambil berurai air mata di rumah duka di Jalan Kramat Sentiong, Gang Mesjid, E 87 F RT 07 RW 6, Joharbaru, Jakarta Pusat, Sabtu (10/4/2010) malam.
Namun, dirinya belum mengetahui secara pasti waktu pemakaman Bilqis karena pihak keluarga masih bermusyawarah. "Belum tahu kapan pastinya, keluarga masih merembugkan ini," imbuhnya.
Kondisi Bilqis berulangkali kritis menjelang operasi pencakokan hati yang akan dilakukan tim dokter RS Karyadi. Kondisi kritis yang dialami Bilqis terakhir kali terjadi pada 24 Maret lalu.
Saat itu Bilqis mengalami radang paru-paru. Hal ini sangat ironis mengingat kondisi kesehatan menjadi penentu pelaksanaan operasi. Tim dokter RS Karyadi menjelaskan Bilqis terinfeksi berat oleh kuman Selcea Marsecenc yang berada dalam paru dan kuman Acino Bacter dalam darah. Akibatnya, balita berusia 18 bulan itu meninggal dunia.
Ibunda Bilqis, sempat membuka posko Koin Peduli Bilqis, untuk meminta bantuan pada masyarakat atas penyakit yang diderita anaknya. Hingga pada akhirnya Kementerian Kesehatan terketuk untuk menanggung semua biaya operasi pencangkokan hati bagi Bilqis.(bul)
(Hariyanto Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.