JAKARTA - Meski dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh keluarga Meisya Natalia, pelaku penusukan Listya Magdalena, disebut sakit jiwa, namun dalam pemeriksaan polisi mahasiswi Universitas Pelita Harapan ini dipastikan normal.
“Hasil tes psikologi Polda Metro Jaya pada 31 Maret dan 5 April kondisi kejiwaan pelaku (Meisya) sehat dan tergolong normal,” kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Boy Rafli dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (13/4/2010).
Namun polisi mencatat, remaja berusia 18 tahun ini memiliki pengendalian diri yang lemah. “Emosi labil, kepribadian pendendam, tetapi dapat memberikan argumentasi dalam pemeriksaan,” kata Boy.
Maisya dan Listya terlibat cekcok di dalam mobil Toyota Yaris bernomor polisi B 1733 BFP, yang tengah melaju dari Mal Puri Indah Kembangan menuju Mal Karawaci Tangerang.
Sebelumnya, Listya menjadi korban penusukan membabi buta oleh teman kampusnya sendiri, Maisya. Akibatnya cek cok tersebut, Listya menderita 17 luka tusuk yang cukup serius, sehingga harus mendapat perawatan intensif di RS Puri Kembangan, Jakarta Barat.
(kem)