Serang Pemain Persijap, Dirigen Panser Biru Disidang

Rabu, 21 April 2010 02:10 wib | Thomas Joko - Okezone

Serang Pemain Persijap, Dirigen Panser Biru Disidang Bus yang ditumpangi pemain Persijap (Foto: Koran SI) SEMARANG - Berkas perkara Edi Purnomo alias Kirun akan disidangkan pada Kamis besok. Kejaksaan Negeri Semarang telah melimpahkan berkas perkara tersebut ke Pengadilan Negeri Semarang, pada 12 April lalu.

PN Semarang juga telah menetapkan majelis hakim yang akan menyidangkan Kirun Cs. Sebagai hakim ketua dalam perkara tersebut adalah Sindhu Sutrisno. Sedangkan dua hakim anggota adalah Rusmawati dan Isworo.

Berkas 21 tersangka penyerangan yang berasal dari oknum pendukung PSIS Semarang, Panser Biru itu dibagi dalam dua bendel. Satu bendel perkara berisi 10 tersangka, dan satu bendel lagi berisi 11 tersangka.

Sedangkan, satu berkas perkara lagi milik tersangka di bawah umur, Sandi Eko Purnomo (17), saat ini sudah melalui tahap persidangan di Pengadilan Negeri Semarang. Pelajar sebuah SMA di Semarang itu ikut dijadikan tersangka karena turut serta dalam aksi penyerangan suporter Persijap pada Jumat, 29 Januari, malam pukul 22.30 WIB.

“Berkas sudah dilimpahkan ke PN Semarang. Mereka dikenakan Pasal 170 ayat 1 dan 2 KUHP tentang penganiayaan,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Semarang, Indro Djoko Pramono, Selasa (20/4/2010).

Indro menerangkan, berkas perkara milik tersangka di bawah umur lebih dulu dilimpahkan ke pengadilan. Pasalnya, menurut Indro, karena masih anak-anak maka penanganan kasusnya mendapat prioritas dan tidak boleh lama-lama.

Sementara, jaksa penuntut umum (JPU) yang menangani perkara ini adalah Sugeng, Windawati, Dekri Wahyudi, M Anggidigdo, dan Anton Rudiyanto dari Kejari Semarang. Saat ini puluhan tersangka itu ditahan di LP Kedungpane Semarang.

Seperti diberitakan, pada akhir Januari lalu, tiga bis yang mengangkut rombongan suporter Persijap Jepara menuju ke Jakarta diserang ratusan orang dengan cara melempari batu berukuran besar saat melintas di Jalan Siliwangi Semarang.

Akibat penyerangan tersebut, puluhan suporter menderita luka-luka parah, terutama pada bagian kepala sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tugurejo, Semarang. Sebanyak 21 dari ratusan orang yang melakukan penyerangan tersebut saat ini telah ditangkap polisi.

Kuasa hukum Kirun dkk, Soelistdjono, mengaku tidak dapat berbuat banyak terkait pasal yang dijeratkan kepada kliennya. Sebab berbagai barang bukti dan keterangan saksi memang mengarah bahwa tindakan Kirun Cs memang memenuhi unsur pidana seperti yang dijeratkan penyidik.

Meski demikian, pihaknya tetap akan berupaya keras agar hukuman yang diterima kliennya lebih ringan. Salah satunya, ia meminta Kirun Cs agar berkelakukan baik selama proses penanganan kasus ini.

“Semoga saja itikad dan perilaku baik klien saya dinilai oleh majelis hakim. Kami berharap agar pengurangan hukuman,” kata Soelistidjono.
(ton)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »