BREBES – Sepuluh desa di Kecamatan Ketanggungan, Banjarharjo, Kersana, dan Tanjung Kabupaten Brebes diterjang banjir bandang, dini hari, Jumat (23/4/2010).
Banjir disertai lumpur terjadi setelah dua sungai besar yakni Sungai Babakan dan Kabuyutan meluap menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah itu selama berjam-jam mulai Kamis malam (22/4/2010).
Akibatnya, ratusan rumah warga di sepuluh desa terendam air setinggi antara 30cm-50cm.Di Kecamatan Ketanggungan, banjir merendam lebih dari 200 rumah warga.
Yakni, di Desa Ketanggungan, Dukuhturi dan Padakaton, dengan ketinggian air mencapai satu setengah meter. Di Kecamatan Kersana, banjir merendam puluhan rumah di Desa Limbangan. Sebuah sekolah juga ikut terendam, yaitu SMK Bisma Kersana. Kegiatan belajar mengajar di sekolah itu lumpuh total karena seluruh ruang kelas tergenang air.
Sementara di Desa Kedawung, Kecamatan Tanjung, banjir merendam puluhan rumah. Sedangkan, di Kecamatan Banjarharjo, banjir melanda Desa Banjarharjo, Sindangheula, Bandungsari, Malahayu dan Cikuya. Banjir itu terjadi menyusul meluapnya Sungai Cigora dan Sungai Kabuyutan.
Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Selain merendam ratusan rumah, banjir akibat meluapnya dua sungai besar itu menyebabkan tanggul penahan banjir di Desa Dukuhturi, Kecamatan Ketanggungan jebol.
Banjir juga membuat arus kendaraan di Jalan Raya Ketanggungan-Tanjung lumpuh karena seluruh ruas jalan tergenang air setinggi sekitar 20 cm. Kendaraan yang melintas harus ekstra hati-hati. Bahkan, pengendara sepeda motor yang nekat menerjang banjir terpaksa mendorong motornya karena mengalami mati mesin.
Hingga siang tadi, genangan air yang merendam rumah-rumah warga sudah mulai surut. Sejumlah warga mulai membersihkan rumahnya dari genangan air bercampur lumpur.
(Kastolani/Koran SI/fit)