JAKARTA – Situasi di PT Drydock Neninda di Tanjung Uncang Batam Kepulauan Riau semakin kondusif, pascakerusuhan Kamis 22 April 2010.
Menurut Humas Polda Kepulauan Riau AKBP Anggaria Lopis, meski situasi aman, namun polisi masih menurunkan sejumlah personel untuk melakukan penjagaan di lokasi.
“Situasi di lokasi aman, penjagaan tetap ada,” kata Anggaria, kepada Okezone, Minggu (25/4/2010).
Meski demikian, sampai hari ini belum ada aktivitas pekerjaan di perusahaan galangan kapal tersebut. Sebab, galangan kapal tersebut baru akan beroperasi normal Senin 26 April besok.
“Sesuai perundingan kemarin, mulai Senin dibuka,” terangnya.
Sampai saat ini polisi baru menetapkan satu orang tersangka yaitu warga Negara India bernama Prabahara. Seperti diberitakan kerusuhan terjadi dipicu oleh penghinaan Prabahara terhadap salah seorang pekerja lokal. 9 Orang mengalami luka, termasuk 5 pekerja India. Selain itu sejumlah mobil dan bangunan di kawasan galangan kapal itu juga terbakar.
"(Tersangka lain) belum, masih dalam penyelidikan,” katanya.
(fit)