Mayat Mengambang Ternyata Karyawan Restoran di Bandara Ngurah Rai

Rohmat - Okezone
Kamis, 29 April 2010 19:52 wib
ilustrasi.(foto:dok okezone)
ilustrasi.(foto:dok okezone)

DENPASAR - Identitas mayat wanita yang tewas mengambang di Dam Suwung, Denpasar Selatan, Rabu sore (28/4), akhirnya terkuak tak lain Elia Pagau (34), pegawai sebuah restoran di Bandar Udara Ngurah Rai, Denpasar, Bali.
 
"Setelah kami cocokkan data data yang dikumpulkan dari rumah sakit dan keterangan pihak keluarga benar, yang bersangkutan adalah Elis yang bekerja di restoran Bali Satwika di Bandar Udara Ngurah Rai," terang Kapoltabes Denpasar AKBP I Gede Alit Widana saat jumpa pers di Mapoltabes, Kamis (29/4/2010).
 
Kondisi tubuh korban saat ditemukan sangat mengenaskan dengan bekas bekas luka pukulan dan cekikan di leher. Dari hasil pemeriksaan diketahui, jika korban telah dua hari lalu tewas, tepatnya pada tanggal 25 April malam.
 
Wajahnya sulit dikenali, karena sudah membusuk, namun korban masih tetap mengenakan baju lengkap saat ditemukan oleh warga di bawah jembatan di sekiar Dam Suwung, jalan By Pass Ngurah Rai, Denpasar Selatan.
 
Setelah melakukan visum, polisi menghubungi pihak keluarga. Wanita asal Sulawesi ini bekerja sebagai karyawan di Bandara Ngurah Rai Bali seperti dilaporkan kaluarganya bernama Malvin Pagau, disebutkan sejak tanggal 25 April menghilang dan belum kembali hingga saat ditemukan tewas mengambang.
 
"Ada keluarga yang melaporkan kehilangan, anggota keluarganya sejak tanggal 25 April, setelah keluarganya diajak ke rumah sakit dengan melihat ciri-cirinya membenarkan bahwa korban adalah Elis," sebut Kapoltabes didampingi Kapolsek Denpasar Selatan AKP Gede Ganefo.
 
Dikatakan Kapoltabes, korban yang merupakan janda tiga anak tersebut dipastikan merupakan korban tindak pembunuhan dan tak berselang lama pelakunya berhasil ditangkap tak lain adalah pacar gelapnya yakni pria berinisial Made S (35).
 
Seperti diketahui korban ditemukan membusuk, di bendungan yang berlokasi di Suwung, Denpasar Selatan, pada Rabu (28/4) sore pukul 16.00 wita. Kondisi mayat sudah dalam keadaan mengenaskan, selain tampak lindah menjulur, juga terlihat bahwa ada bekas luka benda tumpul di wajah dan jeratan di lehernya.
 

(fit)