tragedi sukhoi

Inilah Siswa SD-SMA Pemecah Masalah Bangsa

Rifa Nadia Nurfuadah - Okezone
Senin, 17 Mei 2010 12:00 wib
Image : okezone.com
Image : okezone.com

JAKARTA - Para siswa sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah umum (SMU) berkompetisi mencari solusi atas masalah bangsa seperti korupsi dan sederet masalah lainnya.

Mereka beradu solusi dalam ajang Indonesia of My Dream Contest 2010, yang digelar oleh Binus University. Indonesia of My Dreams Contest adalah hasil kerja sama antara Teach for Indonesia-Binus University dengan PesonaEdu ilearning.

Pada kontes ini para peserta membuat proyek yang solutif untuk masalah-masalah dalam masyarakat Indonesia seperti korupsi, bencana alam, kerusakan lingkungan, pelestarian budaya, dan pengembangan teknologi.

Melalui kompetisi ini para peserta mengembangkan keterampilan mereka seperti berpikir kritis, kerja sama kelompok, komunikasi, kreativitas, teknologi, dan pemahaman lintas budaya dalam menghadapi abad 21.

Para peserta yang berpartisipasi adalah siswa-siswi dan guru mata pelajaran apa saja mulai tingkat SD hingga SMU di seluruh Indonesia. Tahun ini peserta paling banyak berasal dari tingkat SMU dan proyek yang masuk didominasi tema lingkungan.

Kontes tersebut sudah berlangsung sejak Desember 2009 hingga Maret 2010 lalu. Dari sekitar 1.160 tim yang berpartisipasi dipilihlah 45 kelompok sebagai finalis.

Kategori Best Project merupakan karya terbaik dari setiap topik dan jenjang pendidikan. Juara tingkat SD pada topik budaya adalah SD Antonius 1, Jakarta dan SD St Andreas untuk topik lingkungan.

Pengumuman dilakukan oleh pihak Universitas Binus dan Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Nasional (Ditjen Mandikdasmen Kemdiknas) Prof. Suyanto, Ph.D, di Universitas Binus, Kebon Jeruk, Jakarta, Senin (17/5/2010).

Juara tingkat SMP untuk topik bencana adalah SMP N 1 Cimahi, Bandung; untuk topik korupsi adalah SMPN 2 Demak, Jateng; topik budaya dimenangkan oleh SMPN 2 Kuta Selatan, Bali; dan topik lingkungan juaranya berasal dari SMP Kristen Tunas Harapan, Bogor.

Untuk tingkat SMA, pemenang pada topik bencana adalah SMAN 48 Jakarta; topik korupsi dimenangkan oleh SMAN 1 Cikembar, Sukabumi, Jabar; topik budaya dijuarai oleh SMA Bunda  Hati Kudus, Jakarta; topik lingkungan pemenangnya SMAN 5 Bandung, Jabar; dan topik teknologi informasi dimenangkan oleh SMAN 48 Jakarta.

Untuk kategori guru sebagai motivator, I Made Priyana Ginada, SH. Dari SMPN 2 Kuta Selatan, Bali, keluar sebagai Best Motivator, serta Drs Herman Benyamin dan Dra Ida Yusridawati dari SMAN 5 Bandung sebagai Excellent Motivator.

Penghargaan The Most Actuve School diberikan kepada SMAN 99 Jakarta, SMPN 2 Garut Jabar, dan SMPN 111 Jakarta. Sementara penghargaan The Best ThinkQuest Facilitator diberikan kepada Heli Setiawati, S.Pd.

Dan kategori paling bergengsi, The Best Innovative Idea dimenangkan oleh SMP N 2 Kuta Selatan, Bali, untuk tingkat sekolah menengah pertama (SMP), dan SMAN 4 Denpasar, Bali, untuk tingkat SMU.

Kriteria penjurian meliputi materi proyek, tata cara penulisan, penampilan karya, hingga kerja sama dalam tim. Selamat bagi para pemenang!
(rhs)