JAKARTA - Mimpi itu perlu untuk meniti sukses. Oleh sebab itu, jangan pernah takut untuk bermimpi.
Demikian disampaikan Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementrian Pendidikan Nasional Republik Indonesia (Dirjen Manajemen Dikdasmen Kemendiknas RI), Prof Suyanto Ph.D., ketika membuka acara penganugerahan pemenang Indonesia of My Dream Contest 2010 untuk Siswa Indonesia di Universitas Bina Nusantara (Binus), Jakarta, Senin (17/5) pagi.
"Jangan takut untuk bermimpi. Mimpikanlah yang baik untuk bangsa," tutur Suyanto.
Indonesia of My Dream Contest 2010 merupakan kontes penulisan karya ilmiah menggunakan website pendidikan ThinkQuest Project (www.thinkquest.org) dari Oracle Education Foundation (OEF).
Dalam kompetisi ini, sekira 3.600 siswa dari seluruh Indonesia mulai dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah umum (SMU) ikut ambil bagian. Kontes ini sudah diselenggarakan secara online sejak Desember 2009 hingga Maret 2010 dengan pemenang berasal dari Jawa dan Bali.
Dalam sambutannya, Suyanto menyambut baik kerjasama OEF dalam memajukan pendidikan di Indonesia. "Siapa pun diterima untuk membantu masalah pendidikan di Indonesia. Namun sebaiknya jangan terpusat pada Jawa dan Bali saja, program ini perlu diperluas hingga menjangkau sekolah-sekolah di pedalaman," ujar Suyanto.
Dengan mengikuti Indonesia of My Dreams Contest 2010, para siswa dilatih berpikir kritis dan bekerja sama dalam tim.
"Kerja sama dalam tim akan memperkuat bangsa. Kerja sama ini tidak mungkin diterima begitu saja melainkan harus dipelajari," imbuh Suyanto.
Suyanto juga mengajak para siswa untuk mencontoh bangsa-bangsa yang sudah maju seperti Jerman dan Amerika. Kekuatan mereka terletak pada empat hal; pertama, inovasi dan kreativitas; kedua networking yang baik; ketiga penguasaan teknologi; dan keempat sumber daya yang berkualitas.
Pemanfaatan website pendidikan ThinkQuest Projects oleh guru dan siswa di Indonesia dapat membantu guru mempersiapkan siswa menghadapi persaingan global. Untuk bisa bertahan di era persaingan global, para pelajar harus menguasai tujuh keterampilan, yaitu berpikir kritis, kreatif, kerja sama tim, pemahaman lintas budaya, komunikasi, teknologi, dan keterampilan mengarahkan diri.
Sementara Managing Director Oracle Indonesia, Uday Mathkar, menegaskan Indonesia harus mengikuti dan memenangi kontes ThinkQuest tingkat internasional mulai Agustus mendatang. (rhs)
(mbs)