Bocah Tewas Ketabrak Kereta Api, Mayat Terlantar

Selasa, 18 Mei 2010 23:07 wib | Saladin Ayyubi - Global

Bocah Tewas Ketabrak Kereta Api, Mayat Terlantar BANYUMAS - Malang benar nasib bocah yang diperkirakan berusia 10 tahun ini. Dia tewas ditabrak kereta api, jasadnya pun sempat terkatung-katung di rumah sakit.

Mayat bocah itu ditemukan di pinggir Sungai Bodas, Desa Pasirmuncang, Kecamatan Purwokerto Barat, Banyumas, Jawa Tengah, Selasa sore sekira pukul 15.30 WIB.

Bocah tanpa identitas ini terjatuh dari jembatan kereta api setinggi 10 meter setelah tertabrak Kereta Api Argo Dwipangga. Beberapa bagian tubuhnya patah akibat benturan benda keras. Sementara pada bagian kepala korban mengalami luka.

Warga yang mendengar kejadian langsung mendatangi lokasi untuk melihat jasad korban. Menurut Priyono (37), penjaga pintu kereta api, kejadian bermula saat ia menutup palang pintu kereta api. Namun, tiba-tiba ia melihat bocah menyebrangi jembatan kereta api sepanjang 20 meter yang tak jauh dari pos jaga perlintasan kereta api.

Priyono sempat berteriak agar bocah tersebut jangan menyebrang. Namun teriakannya tak dihiraukan bocah malang ini.

“Saat saya menutup pintu perlintasan, saya menengok ke sebelah utara. Ternyata ada anak menyeberang jembatan dan merangkak,” ujar Priyono, Selasa (18/5/2010).

Polisi yang mendapat laporan langsung menuju lokasi kejadian. Dari hasil olah TKP, korban dipastikan meninggal akibat tertabrak kereta api. Ironisnya, jasad bocah malang ini malah tidak ada yang mau mengurus. Pihak desa yang diserahi untuk mengurus pemakaman mengaku tidak mempunyai ongkos untuk pemakaman.

Sementara pihak desa akhirnya melemparkan masalah ini kepada pihak PT Kereta Api. Namun hingga sore pihak PT Kereta Api Daop V tidak ada yang datang untuk mengurus jasad bocah ini. Akhirnya, warga sekitar berinisiatif untuk mengubur jasad bocah malang ini.
(Saladin Ayyubi/Global/ton)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »