JAKARTA- Kehadiran Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Maria Otero ke Indonesia, tidak disia-siakan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Dalam pertemuan antara Maria dan anggota Dewan Antaragama di kantor CDCC, Jalan Kemiri, Jakarta, Kamis (20/5/2010), Din mengeritik pidato Presiden Amerika Serikat Barrack Obama saat di Kairo satu tahun lalu.
Din menjelaskan pidato mengenai hubungan baik dengan dunia-dunia Islam untuk saling menghargai dan menghormati, sebagai janji-janji yang tak pernah teralisasi.
“Tadi saya menyampaikan semacam kritik bahwa pidato itu belum banyak terealisasi. Akan tetapi Wakil Menlu menjelaskan, kalau sudah banyak dilaksanakan. Namun perbedaan pendapat di dalam inilai sangat wajar. Saya cuma mengatakan, mungkin kami punya harapan terlalu tinggi terhadap pidato Obama,” tegas Din.
Karena menaruh harapan terlalu tinggi, lanjut Din, sehingga merasa janji Obama belum dilaksanakan.
“Dan kita harap, nanti kunjungan Obama (ke Indonesia) yang entah kapan datang, dapat diagendakan bertemu dengan tokoh-tokoh lintas agama,” tandasnya.
Din memastikan, dalam pertemuan tersebut Obama tidak memberikan pesan khusus yang disampaikan oleh Wakil Menlu Amerika Serikat itu.
(kem)