getting time...

Serikat Buruh Pelabuhan Bentuk Federasi

Rabu, 26 Mei 2010 00:01 wib
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Ribuan buruh pelabuhan dari lima serikat pekerja mendeklarasikan Trans Union Federation (TRUF) untuk mewujudkan cita-citanya, di Terminal Peti Kemas Koja, Jakarta Utara.

TRUF merupakan gabungan serikat pekerja dari Jakarta International Container Terminal (JICT), Terminal Peti Kemas (TPK) Koja, Angkutan Pelabuhan Indonesia (API), Rumah Sakit Pelabuhan (RSP), dan Terminal Peti Kemas Surabaya.

Presidium TRUF Hazris Malsyah menjelaskan, federasi buruh ini merupakan bentuk perjuangan buruh yang kuat dan sistematis. "Federasi ini didorong kebutuhan mewujudkan hubungan industrial yang sejajar antara pekerja dan pengusaha," ungkapnya, Selasa (25/5/2010)

Federasi ini menambah federasi buruh ke-84 di Indonesia. TRUF memiliki komitmen  menurutnya siap menjembatani penyelesaian persoalan yang berkaitan dengan hubungan industrial.

Urgensi pembentukan federasi untuk membuat visi dan misi yang sama untuk buruh pekerja di industri pelabuhan. Ketidakadilan selama ini yang membentuk federasi ini. "Antara hak buruh dan kewajiban tidak seimbang," ungkap Hazris. Selama ini kalau ada masalah hubungan buruh di serikat pekerja hanya saling empati tidak terikat. Kini visi dan misi tidak lokal lagi tapi lebih nasional.

Ketua Serikat Pekerja Terminal Petikemas Surabaya Bimo Setyobudi menjelaskan, federasi ini akan lebih memperjuangkan buruh pelabuhan dan industri yang terangkai tidak seperti aliansi. Khususnya untuk program standarisasi kompetensi operator misalnya. Baru ke depan memperjuangkan hak-hak buruh yang lain.

Selain kelima serikat pekerja TRUF akan mencoba ekspansi ke serikat lain. Saat ini TRUF mengklaim anggotanya ada 7.500 buruh.

(Isfari Hikmat/Koran SI/ram)