Gubernur Jawa Barat Kucurkan Beasiswa Rp17 M

|

Image: corbis.com

Gubernur Jawa Barat Kucurkan Beasiswa Rp17 M

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan tahun ini kembali menargetkan peluncuran program beasiswa sekira Rp17,35 miliar untuk 1.290 mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) atau swasta.

“Beasiswa yang diberikan dibagi menjadi tiga bagian yaitu, satu siklus, regular, dan program bantuan tugas akhir. Pemberian beasiswa ini kami harap dapat menjadi lompatan besar untuk meningkatkan kualitas dan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Jawa Barat,” ujar Heryawan Minggu, 30 Mei, kemarin.

Heryawan menjelaskan, beasiswa satu siklus jenjang S-1 Institut Teknologi Bandung (ITB) diberikan kepada 100 calon mahasiswa baru berprestasi dari keluarga tidak mampu (hasil seleksi) masing-masing sebesar Rp100 juta. Beasiswa program reguler diberikan kepada 1.000 mahasiswa eksisting berprestasi atau tidak mampu pada tahun pertama/kedua jenjang D3 dan S1 dari sekitar 50 PTN/S masing-masing sebesar Rp5 juta.

Untuk bantuan tugas akhir,diberikan kepada 190 mahasiswa jenjang S1 dan S2, terdiri atas 100 mahasiswa jenjang S1 masing-masing Rp10 juta, serta 90 mahasiswa jenjang S2 Rp15 juta. Heryawan mengatakan, syarat yang harus ditempuh untuk beasiswa program reguler yakni melalui pengajuan calon penerima beasiswa dari Kopertis IV Bandung maupun Kopertis wilayah Jabar-Banten.

Mekanisme beasiswa program reguler melalui seleksi proposal tugas akhir para mahasiswa dengan salah satu indikator penilaian utama, yaitu relevansi tema tugas akhir dengan upaya pencapaian sepuluh common goals pembangunan Jabar. Selain alokasi anggaran beasiswa bagi para mahasiswa,Pemprov Jawa Barat juga tengah melakukan proses penambahan jumlah perguruan tinggi dan fasilitasi penegerian perguruan tinggi swasta, khususnya di wilayah Karawang (Universitas Singaperbangsa), wilayah Sukabumi (Poltekkes), wilayah Cirebon (Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon), dan wilayah Priangan Timur (Universitas Siliwangi Tasikmalaya).

“Kami yakin dengan penambahan perguruan tinggi ini dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Jabar,” pungkas Heryawan.

(rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Puluhan Peneliti Bahas Masa Depan Riset Asia