JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Akbar Tandjung disebut-sebut menggalang kekuatan untuk menggulingkan Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie melalui Musyawarah Luar Biasa (Munaslub). Mantan Ketua DPR itu menampik isu tersebut.
"Tidak ada dalam pikiran saya. Munaslub itu bukan tindakan yang mudah. Munaslub harus memilki dasar bilamana 2/3 daerah mendukung baru bisa dilaksanakan Munaslub," ujar Akbar usai menghadiri sebuah acara di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (1/6/2010).
Akbar mengatakan hubungan dirinya dengan Ical, panggilan Aburizal Bakrie, berjalan dengan baik. Saat disinggung terkait tidak diikut sertakan dirinya saat dibentuknya Sekretaris Gabungan (Setgab) partai koalisi, Akbar mengaku wajar.
"Sebagai Wanbin saya punya pandangan, pendapat dan saran kepada DPP. Saran dan pendapat bisa didengarkan bisa juga tidak. Bahwa kita sebagai Wantim bisa menyampaikan saran dan pendapatnya," tukasnya.
Wacana tersebut terjadi ketika Ical ditunjuk sebagai Ketua Harian Sekretaris Gabungan. Konon, Akbar tidak diikutsertakan dalam pengambilan keputusan pembentukan Setgab.
(kem)