getting time...

Penculikan Balita Bekasi

Atas Nama Cinta, Sri Culik Dua Balita

Rabu, 2 Juni 2010 15:02 wib
Ilustrasi. Seorang Ibu Tengah Menggendong Buah Hatinya (Foto: Koran SI)
Ilustrasi. Seorang Ibu Tengah Menggendong Buah Hatinya (Foto: Koran SI)

BEKASI- Kasus penculikan dua balita di Perumahan Bintang Metropole, Bekasi Utara, Jawa Barat, akhirnya terkuak.

Pelaku yang diketahui sebagai pembantu rumah tangga pasangan Chairul Anwar dan Dahlia berhasil ditangkap di Semarang, Jawa Tengah, kemarin.

Saat diinterogasi, Sri Wiji Astuti alias Dwi Susanti alias Puji Astuti mengaku melakukan aksinya atas suruhan kekasihnya Rian. Rian juga mengiming-iming imbalan Rp1 juta untuk tiap anak yang diculik kepada Sri.

Pelaku yang bekerja di rumah pegawai Dirjen Pajak di Perumahan Bintang Metropole Blok A 12 No 5 melakukan aksinya pada Senin 31 Mei 2010, saat orangtua korban berkerja. Korbannya adalah Muhammad Anwar Fadhil (3,5) dan Naima Nayla Husna (6 bulan).

Berdasarkan keterangan dari saksi mata, korban terakhir kali terlihat saat sedang digendong oleh tersangka sekira pukul 09.00 WIB. Saat ditanya, tersangka mengaku akan mengantar Anwar dan Naima ke sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD) dengan menaiki becak.

“Pelaku yang baru bekerja selama satu minggu tersebut ditangkap oleh rekan dari orangtua korban yang bekerja di Bea Cukai Semarang di Stasiun Tawang,” ujar Kasat Reskrim Polresto Bekasi Kompol Ade Ary Syam Indradi.

Sementara kedua anak yang diculik ditemukan dalam kondisi sehat. Saat ini polisi tengah memburu Rian yang meninggalkan Sri dengan hasil kejahatannya di tengah perjalanan menuju Semarang.

Menurut keterangan Kasat Reskrim, pelaku ditangkap delapan jam setelah kejadian. Tersangka juga pernah berurusan dengan Kepolisian Purwodadi dikarenakan telah melakukan pencurian di rumah majikannya. Sri pun sempat meringkuk di penjara selama enam bulan.
(Tedi Suteja/Global/ful)