JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) pada 16-20 Juni 2010 mendatang. Hajat akbar partai Islam itu akan berlangsung di salah satu hotel mewah di Jakarta, yakni Ritz Carlton.
Sekjen PKS Anis Matta mengatakan, Presiden PKS nantinya akan dipilih berdasarkan pilihan Majelis Syuro yang merupakan dewan tertinggi di struktur partai. Baru selanjutnya dibentuklah struktur kepengurusan oleh Ketua Majelis Syuro.
"PKS menganut sistem parlementarian, ada prinsip yang dipegang dalam pemilihan ketua yakni idealisme, semangat berbakti dan semangat memberi. Dengan semangat kontribusi inilah bersama-sama membangun partai," kata Sekjen PKS, Anis Matta dalam diskusi Polemik Trijaya, di Rumah Makan Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/6/2010).
Dia menjelaskan, dalam munas nanti PKS akan membahas juga kebijakan dalam koalisi pemerintah termasuk fungsi keberadaan sekretariat bersama (sekber) koalisi.
"Model koalisi kita harus dicermati seperti usulan dana aspirasi. Arah dari koalisi ini harus ditetapkan. Tujuannya PKS gabung koalisi untuk ikut membantu pemerintah mengakselerasi proses transisi ini. Ini adalah momentum pembelajaran politik bagi PKS," tandasnya.
Diskusi yang dipandu Latief Siregar ini turut pula hadir selaku pembicara, Ketua DPP Golkar/ Wakil Ketua MPR Hajrianto Tohari, Peneliti Indo Barometer M Qodari, dan Pengamat Politik UIN Bahtiar Effendy.
(teb)