JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai rencana Golkar untuk keluar dari sekretariat bersama (sekber) pendukung pemerintah terlalu berlebihan.
Sikap itu dinilai lebih didasarkan atas emosional belaka. Hal ini diungkapkan Sekjen PKS Anis Matta saat menjadi pembicara dalam acara dialog Polemik Trijaya, di Rumah Makan Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (12/6/2010).
"Saya kira itu terlalu emosional, ini kan hanya usulan ditolak tak ada masalah kok. Masalahnya mereka mengklaim, padahal tidak ada keputusan. Ini yang tidak boleh, ini berarti membawa nama kita. Ini salah satu bagian yang nanti kita koreksi," ujar Anis.
Anis menginginkan tidak perlu ada suatu partai tertentu yang keluar dari koalisi, bila terdapat perbedaan pendapat terkait suatu kebijakan.
"Itu debat biasa saja, seperti Anda menjagokan suatu negara dalam sepak bola sekarang (Wold Cup) ini. Golkar saja yang terlalu serius," imbuhnya.
Kendati demikian, bila Golkar tetap bersikeras ingin keluar dari rantai koalisi pemerintah, maka PKS mempersilakannya. "Itu urusan mereka sendirilah. Mereka bebas untuk berserikat atau tidak berserikat dalam negara ini," tutupnya.
(TB Ardi Januar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.