tragedi sukhoi

BJ Habibie, Si Jenius yang Terbang Tinggi

Ferdinan - Okezone
Senin, 14 Juni 2010 09:24 wib
Dok. Koran Seputar Indonesia
Dok. Koran Seputar Indonesia

Anda orang Indonesia? Bila iya, apa yang menjadi kebanggaan Anda sebagai warga negara Indonesia? Mungkin akan sedikit bingung untuk menjawabnya. Banyak yang berkata negeri ini melimpah akan kekayaan alam, termasuk pendapat yang menyebut orang Indonesia dikenal ramah.


Tapi nyatanya ada pula sebagian orang yang kesal dengan bangsa ini utamanya pemerintah. Persoalan korupsi, kesejahteraan yang timpang dan kinerja pemerintah yang kerap disebut "pas-pas-an" kian menjadi cibiran masyarakat.
 
Kendati begitu, kita patut berbangga dengan Indonesia. Prestasi sejumlah anak bangsa di kancah Internasional buktinya. Sebut saja, Bacharuddin Jusuf Habibie atau dikenal BJ Habibie. Presiden RI ke-3 ini punya prestasi gemilang di bidang transportasi yakni pesawat udara.
 
BJ Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936. Anak ke-4 dari delapan bersaudara ini memulai bangku kuliahnya di Institut Teknologi Bandung (ITB). Dia kemudian melanjutkan pendidikannya ke Rhenisch Wesfalische Tehnische Hochscule – Jerman pada 1955.
 
Tahun 1965, Habibie menyelesaikan studi S-3nya dan mendapat gelar Doktor Ingenieur (Doktor Teknik) dengan indeks prestasi summa cum laude. Selepas itu, Habibie bekerja di Messerschmitt-Bölkow-Blohm atau MBB Hamburg, sebagai Kepala Penelitian dan Pengembangan pada Analisis Struktrur Pesawat Terbang (1965-1969) dan kemudian menjabat Kepala Divisi Metode dan Teknologi pada industri pesawat terbang komersial dan militer di MBB (1969-1973).
 
Kembali ke Indonesia, Habibie pun menyumbangkan ilmu yang dimiliki untuk kemajuan teknologi bangsa ini. Berdasarkan data dari sejumlah artikel media massa, Habibie mendirikan PT. Industri Pesawat Terbang Nurtanio (IPTN) pada 11 Oktober 1985. IPTN kemudian diresktrukturisasi menjadi PT Dirgantara Indonesia (PT DI).
 
Habibie dalam skala internasional terlibat dalam berbagai proyek desain dan konstruksi pesawat terbang seperti Fokker F 28, Transall C-130 (militer transport), Hansa Jet 320 (jet eksekutif), Air Bus A-300, pesawat transport DO-31 (pesawat dangn teknologi mendarat dan lepas landas secara vertikal), CN-235, dan CN-250 (pesawat dengan teknologi fly-by-wire). Selain itu, Habibie secara tidak langsung ikut terlibat dalam proyek perhitungan dan desain Helikopter Jenis BO-105, pesawat tempur multi function, beberapa peluru kendali dan satelit.
 
Kejeniusan Habibie juga dibuktikan ketika menemukan teori-yang disebut dunia internasional sebagai teori-krack progression. Teori ini menemukan perhitungan titik rawan kelelahan badan pesawat.
 
Titik rawan kelelahan ini biasanya pada sambungan antara sayap dan badan pesawat terbang atau antara sayap dan dudukan mesin. Elemen inilah yang mengalami guncangan keras dan terus-menerus, baik ketika tubuhnya lepas landas maupun mendarat.
 
Ketika menyentuh landasan, sambungan antara sayap dan badan pesawat terbang atau antara sayap dan dudukan mesin ini menanggung empasan tubuh pesawat. Kelelahan logam pun terjadi, dan itu awal dari keretakan (krack). Titik rambat tersebut semakin hari kian memanjang dan bercabang-cabang.
 
Habibie-lah yang kemudian menemukan bagaimana rambatan titik krack (keretakan) itu bekerja. Dengan teori ini industri pembuat pesawat bisa mengerjakan badan pesawat dengan perhitungan yang lebih aman. Tidak saja bisa menghindari risiko pesawat jatuh, tetapi juga membuat pemeliharaannya lebih mudah dan murah.
 
Atas berbagai prestasinya, Habibie mendapat ganjaran dengan sejumlah penghargaan di antaranya bidang kedirgantaraan, Theodhore van Karman Award, yang dianugerahkan oleh International Council for Aeronautical Sciences.

(teb)

  • jojo » 0 Tanggapan
    semoga pak habibie masih bisa memikirkan rakyat yg tertingal hidup pak habibie kami bangga punya anda pak habibie......
    Beri Tanggapan Laporkan
  • omdi » 0 Tanggapan
    di indonesia orang hebat,jenius seperti pak habibie tdk diminati,contohnya jg sri mulyani.diindonesia kl mau jd pejabat harus primitif, berjiwa korup dan bandit baru diterima.maju terus utk indonesia pak habibie yg terhormat,indonesia bangga kepadamu
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Dalvi » 0 Tanggapan
    semoga Allah lahirkan di indonesia ini, orang-orang hebat seperti pak Habibie.emoga segala jasa bapk mendapat balasan dari Yang Maha Kuasa
    Beri Tanggapan Laporkan
  • deni sopian » 0 Tanggapan
    sunguh siapa yang tak bangga atas prestasi beliau....di tengah kekecewaan rakyat atas keadaan negri ini .... kita masih beruntung dan dapat membanggakan bahwa kita masih punya pa Habibie....kebanggaa seluruh indonesia....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • A. Mafatihul Abrar » 0 Tanggapan
    Sayangnya dinegeri sendiri, BJ Habibie dicemooh oleh para pejabat negara yang bodoh dan korup saat ini hingga masa kini. Dan proyek pembangunan bangsa yang diajukannya telah dikesampingkan !
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.