getting time...

4 Korban Tewas Tertimbun Longsor Dievakuasi

Rabu, 16 Juni 2010 00:01 wib
Ilustrasi (Foto: okezone)
Ilustrasi (Foto: okezone)

KARANGANYAR - Empat warga yang tewas tertimbun tanah longsor di Desa Blumbang, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, berhasil dievakuasi.

Keempat korban tewas, Sularso warga Mogol, Tawangmangu, Warto warga Beruk Jatiyoso, dan sepasang suami istri, Wagio dan Sri Wahyuni, warga Gamping Wetan RT 02/03 Bandardawung, Tawangmangu, Karanganyar, sudah diserahkan keluarga masing-masing.

Ketua Satlak Karanganyar, Aji Pratama Heru, mengatakan lokasi bukit setinggi 15 meter yang longsor tersebut berdekatan dengan jalan tembus Jawa Tengah-Jawa Timur yang saat ini sedang dalam pengerjaan. Namun, bukit yang longsor dan adalah Galian C yang bersebelahan dengan jalan tembus Jawa Tengah-Jawa Timur.

“Setelah kami kroscek kepada Bina Marga Jawa Tengah, keempat warga yang tewas tersebut bukan pekerja proyek. Namun, warga yang berprofesi sebagai penambang liar yang biasa beroperasi di kawasan tersebut,” jelas Aji saat ditemui di Kantor Kesbangpollinmas, Jalan Lawu, Karanganyar, Selasa (15/6/2010).

Menurut Aji, keempat warga yang tewas tertimbun, baru saja menyelesaikan penggalian dan sedang beristirahaat. Aji menambahkan keempat warga yang tewas, sudah tidak asing lagi, karena sering melakukan penggalian. Meskipun, penggalian sudah sempat ditutup, namun keempat warga tetap nekat melakukan penggalian.

Aji mengakui proses evakuasi berjalan lamban. Pasalnya, para relawan sangat hati-hati bergerak lantaran kontruksi bukit yang masih labil. Apalagi tidak ada alat berat yang dikerahkan. Padahal ada seorang korban tertimbun batu besar.

“Jadi kami cukup hati-hati memindahkan batu besar yang menimpa salah satu korban.
Sebab, bila salah perhitungan, batu tersebut bisa saja menimpa kami,” tutur Aji.

Batu besar itu hingga kini masih menutupi sebagian badan jalan tembus. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya pemindahaan batu besar tersebut kepada Bina Marga. Pasalnya untuk memindahkan batu besar tadi, dibutuhkaan alat berat. Sedangkan tanah yang tadinya sempat menutup badan jalan,sudah dibersihkan.


Meski saat ini jalur sudah dapat dilalui kendaraan, baik dari arah Jawa Tengah, maupun arah Jawa Timur, namun pihaknya meminta para pengendara berhati-hati bila melewati jalur longsor yang berjalak 2 kilometer dari Cemoro Sewu, Gunung Lawu, itu.

(Bramantyo/Trijaya/ton)