JAKARTA - Ketua Sekretaris Gabungan (Setgab) Susilo Bambang Yudhoyono memastikan Setgab Koalisi bukan sebagai pengambil kebijakan pemerintah.
“Yang namanya Setgab Koalisi adalah forum konsultasi dan koordinasi, Setgab bukan forum pengambilan keputusan, forum perencanan pembangunan, dan forum penetapan kebijakan. Jika ini dilakukan rancu,” kata SBY.
Ini dikatakan SBY saat menggelar jumpa pers di Istana Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (18/6/2010).
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini menambahkan, semua kebijakan tersebut merupakan domain pemerintah, “Bukan Setgab,” tandasnya.
Ditanya mengenai ancaman yang dilakukan sejumlah partai untuk keluar dari Setgab, SBY menilai hal tersebut menandakan politik yang dilakukan kurang matang.
“Kalau mengancam saya kira kurang matang berpolitik kita, konsultasikan, koordinasikan bukan dengan ancaman-ancaman, tetapi sering kali politik dinamis. Saya akana menjaga kalimat untuk tidak semudah itu mengeluarkan ancaman kepada pihak siapapun,” tuturnya.
“Kalau saya harus mengambil keputusan, saya akan ambil keputusan itu dengan rasa tangung jawab dan menanggung semua risiki yang akan diambil dalam keputusan tersebut,” lanjutnya.
Sebelumnya, pengajuan dana aspirasi sebesar Rp15 miliar untuk setiap daerah pemilihan oleh Partai Golkar menuai protes. Bahkan ada rumor beredar, akibat tidak disetuji mayoritas partai di Setgab Golkar akan hengkang.
Belakangan hala tersebut dibantah oleh Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie. Dia memastikan Golkar akan tetap bersama koalisi sampai akhir masa jabatan Kabinet Indonesia Bersatu jilid II.
(kem)