DEPOK - Melki (14) dan Christoper Alexander (3) yang diduga diculik ternyata hanya melarikan diri dari rumahnya di Depok, Jawa Barat. Kedua bocah itu nekat kabur karena takut mendapat perlakuan kasar dari orang tuanya Yohanes dan Wulan.
Melki dan Christoper diketahui kabur ke rumah ibu kandungnya, Erlin di Cengkareng, Jakarta Barat. Erlinlah yang kemudian membawa mereka kembali ke rumah dengan cara menitipkan dua bocah itu ke Polres Depok.
Saat ditanya wartawan soal alasan kabur dari rumah, Melki mengaku sengaja melarikan diri karena kerap diancam diperlakukan kasar oleh ayahnya Yohanes. Sementara sang ibu tiri, Wulan juga suka memperlihatkan perlakuan yang serupa
“Bapak bilang kalau sampai ketemu saya mau dibunuh. Sering dibentak-bentak juga sama ibu tiri kami,” ujar Melki di Mapolres Depok, Jumat (25/06/10).
Tak tahan diperlakukan kasar, Melki memutuskan membawa adiknya melarikan diri ke rumah ibu kandungnya. Menaiki ojek, keduanya langsung menemui Erlin di terminal Depok.
Sementara itu Erlin, menolak memberi keterangan kepada wartawan seputar kasus kaburnya dua anaknya. Saat wartawan mencoba menanyainya, Erlin terus menghindar sambil menggendong Alexander, anak keduanya.
Kasus dugaan penculikan ini sempat menyibukkan jajaran Polres Depok. Orang tua kedua bocah melaporkan hilangnya anak mereka sejak Senin, 21 Juni lalu. Kasat Reskrim Polres Depok, Kompol Ade Rahmat Idnal mengatakan, pihaknya baru mendapatkan laporan mengenai hilangnya, kedua anak tersebut, dua hari sejak menghilang.
“Setelah diselidiki dengan menanyai tetangga dan kerabat dekat keduanya, kami akhirnya mengetahui bahwa keduanya sengaja melarikan diri ke rumah ibu kandungnya di Jakarta Barat. Sampai kemudian hari ini ibunya mengantarkan keduanya ke sini. Jadi mereka bukan diculik,” tegas Ade di hadapan wartawan. (frd)
(hri)