JAKARTA - Maraknya peristiwa kebakaran di wilayah DKI Jakarta membuat pengelola pasar cemas. PD Pasar Jaya bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan pedagang menggiatkan upaya penanggulangan kebakaran.
Dari catatan PD Pasar Jaya saat ini terdapat 153 pasar tradisional yang dikelola di wilayah Ibu Kota. Sebanyak 97 pasar diantaranya kurang kayak dan rentan terhadap bahaya kebakaran.
"Selain langkah antisipasi perbaikan infrastruktur dan fasilitas pemadam, diperlukan juga pelatihan terhadap SDM," ungkap Direktur PD Pasar Jaya Djangga Lubis, Selasa (29/6/2010). PD Pasar Jaya melakukan simulasi menghadapi bencana kebakaran di Pasar Pramuka, Matraman, Jakarta Timur. Rencananya kegiatan serupa akn dilakukan di pasar lainnya.
Hasil inventarisir terhadap fasilitas pemadam di seluruh pasar tradisional hingga 31 Mei, terdapat 2.926 alat pemadam api ringan (Apar). Sebanyak 41 pasar memiliki hydrant (sumber air) dan 24 pasar yang memiliki alarm. ”Dengan meningkatkan SDM di pasar diharapkan dampak kebakaran dapat diminimalisir,” terangnya.
Upaya pencegahan ini perlu dilakukan mengingat kerugian yang terjadi bila ada kebakaran di pasar cukup signifikan. Kerugian materi dari peristiwa kebakaran di Pasar Senen dan Pasar Kebayoranbaru diperkirakan mengalami kerugian lebih dari ratusan juta. ”Semoga tidak akan terulang kembali,” terang Djangga.
(Ahmad Dani)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.