JAKARTA - Musim libur tahun ini Sea World Indonesia (SWI) Taman Impian Jaya Ancol, memiliki wahana baru. Kawasan rekreasi dan konservasi hewan ini meresmikan wahana baru Living With Thousand Snakes at Sea World Indonesia.
Tercatat, 11 ribu pengunjung memadati unit rekreasi ini sejak Jumat kemarin.
Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta menjelaskan wahana tersebut sangat menyenangkan. ”Saya menyambut baik wahana baru ini,” ujarnya. Gusti bercerita kalau dirinya sering keluar masuk hutan dan bertemu ular di lapangan.
Menurutnya perilaku ular tidak terlalu jahat, bila tidak merasa terganggu. ”Mereka sebenarnya hanya mempertahankan diri saja sifatnya, tidak selamanya berbahaya,” ungkap Hatta di hadapan sejumlah pengunjung.
Pengunjung SWI sangat antusias menyaksikan seorang pria yang tinggal di sebuah aquarium berisi ribuan jenis ular. Pria tersebut beraktivitas dengan komputer, televisi, radio, makan dan minum di tempat itu bersama ribuan ular. ”Yang nonton ramai sekali, saya tidak bisa melihat dengan jelas,” ungkap Adit (27), pengunjung asal Surabaya yang ditemui di lokasi.
Menurutnya wahana tersebut menarik dan bagus untuk mengajarkan anaknya tentang lingkungan di hutan tanpa harus ke hutan.
Sebagian pengunjung Ancol tampak antusias menyaksikan wahana baru SWI yang diresmikan Gusti Muhammad Hatta. Wahana itu mempertontokan bagaimana seorang pria yang tinggal selama sebulan penuh mulai 3 Juli hingga 3 Agustus mendatang bersama ribuan ular dari berbagai jenis di sebuah aquarium.
Menurut Marketing Promotion Sea World Indonesia Teddy Sukmawinata, wahana ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat untuk menjaga keseimbangan lingkungan.
”Pria itu akan beraktifitas seperti biasa dengan ular-ular tersebut,” ungkapnya. Ini membuktikan bahwa binatang buas dan manusia dapat tinggal selaras.
SWI tidak hanya ada ikan dan hewan dari laut saja, melainkan juga dari air tawar juga ada.
”Kini kami memiliki koleksi dari ekosistem air hutan basah berupa ular piton raksasa,” ungkapnya. Inovasi ini mengubah konsep SWI tidak hanya pada ikan laut saja melainkan konsep yang ada di alam.
(Isfari Hikmat/Koran SI/ton)